Mengenalkan Permainan Tradisional kepada Anak di tengah Era Digital
- 28 Jul 2026 07:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara anak-anak bermain dan menghabiskan waktu luang setiap hari. Berbagai permainan berbasis gawai kini lebih sering dipilih, padahal permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi perkembangan fisik, sosial, emosional, dan kemampuan berinteraksi.
Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Play menunjukkan bahwa permainan tradisional membantu meningkatkan keterampilan sosial, kerja sama, serta kreativitas anak. Bermain secara langsung juga mendorong anak lebih aktif bergerak, berkomunikasi, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya di lingkungan sekitar.
| Baca juga: Mengenalkan Anak Tentang Lebaran Haji |
Permainan seperti congklak, engklek, gobak sodor, petak umpet, dan lompat tali dapat menjadi pilihan yang menyenangkan sekaligus mendidik. Melalui permainan tersebut, anak belajar sportivitas, kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, serta menghargai aturan yang telah disepakati bersama.
Mengenalkan permainan tradisional juga menjadi cara efektif untuk melestarikan budaya lokal kepada generasi muda sejak usia dini. Anak-anak dapat mengenal warisan budaya yang dahulu dimainkan oleh orang tua dan kakek-nenek sehingga nilai tradisi tetap terjaga.
Peran keluarga sangat penting dalam menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Orang tua dapat meluangkan waktu bermain bersama di rumah, halaman, atau taman sehingga hubungan keluarga semakin erat dan hangat.
Sekolah dan masyarakat juga dapat mendukung pelestarian permainan tradisional melalui kegiatan bersama yang melibatkan banyak anak. Perlombaan, festival budaya, atau kegiatan luar ruang menjadi sarana menarik untuk memperkenalkan permainan tradisional secara menyenangkan dan edukatif.
Mengenalkan permainan tradisional memberikan pengalaman bermain yang seimbang di tengah penggunaan teknologi digital yang semakin meningkat. Kebiasaan ini membantu anak tumbuh lebih aktif, kreatif, mampu bersosialisasi, serta menghargai warisan budaya Indonesia yang perlu terus dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....