Memasuki Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Sampah dan Genangan
- 22 Sep 2026 14:01 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki musim peralihan dari kemarau ke musim hujan, masyarakat perlu mewaspadai potensi genangan akibat saluran air yang tersumbat sampah. Tumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat aliran air dan memicu berbagai persoalan lingkungan.
Akademisi UINFAS Bengkulu, Fadilah, mengatakan persoalan sampah perlu menjadi perhatian masyarakat menjelang dan selama musim hujan. Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menyebabkan penyumbatan sehingga air tidak mengalir dengan baik dan berpotensi menimbulkan genangan.
“Munculnya itu karena persampahan awalnya itu, sampah yang menumpuk sehingga bisa menyumbat saluran air,” ujar Fadilah. Ia mengatakan genangan yang muncul akibat saluran air tersumbat juga dapat menjadi tempat munculnya bakteri dan berbagai cemaran.
“Genangan itu yang memunculkan bakteri-bakteri yang tidak baik, yang memunculkan cemaran-cemaran,” tutur Fadilah. Cemaran tersebut dapat berdampak terhadap manusia maupun lingkungan secara tidak langsung.
“Nah cemarannya ini ada dua perginya, bisa ke mahluk, kita manusia, bisa juga secara tidak langsung ke lingkungan, terutama air,” ucap Fadilah. Karena itu, kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah menjadi bagian penting dalam menghadapi musim hujan.
Fadilah yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Lingkungan Hidup UINFAS Bengkulu, mengatakan masyarakat tidak seharusnya melihat musim hujan hanya sebagai persoalan cuaca. Musim hujan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki perilaku masyarakat dalam menjaga dan mengelola lingkungan.
“Yang paling penting adalah jangan melihat musim hujan hanya sebagai persoalan cuaca, tetapi sebagai momentum untuk memperbaiki perilaku kita terhadap lingkungan,” ujar Fadilah. Ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan drainase bersih dan tidak membuang sampah sembarangan.
Fadilah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan wadah yang dapat menjadi tempat genangan air di sekitar rumah. Menurutnya, lingkungan rumah perlu dipastikan dalam kondisi bersih dan aman sebelum hujan deras datang.
Dari sisi kesehatan, masyarakat juga perlu mewaspadai sejumlah penyakit yang risikonya dapat meningkat pada musim hujan. Fadilah menyebut penyakit tersebut antara lain DBD, diare, leptospirosis, ISPA, dan penyakit kulit.
“Jadi sebenarnya kesehatan manusia sangat berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Lingkungan yang kotor dan tidak dikelola dengan baik akan meningkatkan risiko penyakit,” tutur Fadilah.
Fadilah mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak memasuki musim peralihan. Pengelolaan sampah yang baik, drainase yang bersih, dan pencegahan genangan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko pencemaran serta penyakit selama musim hujan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....