Antisipasi saat Terjadi Banjir Bandang, Jangan Tunggu Air Makin Tinggi

  • 28 Agt 2026 06:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Banjir bandang merupakan salah satu jenis banjir yang dapat datang dengan cepat setelah hujan lebat, sehingga waktu untuk menyelamatkan diri bisa sangat terbatas. Karena itu, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir perlu mengetahui langkah antisipasi dan jalur evakuasi sebelum bencana terjadi.

1. Pantau informasi cuaca dan peringatan dini.

Saat hujan deras berlangsung, terutama dalam waktu lama, pantau informasi dari BMKG, BPBD, atau pemerintah setempat. Jangan mengabaikan peringatan evakuasi karena banjir bandang dapat terjadi dalam waktu singkat.

2. Kenali jalur evakuasi dan segera menuju tempat yang lebih tinggi.

Sebelum bencana, kenali lokasi yang lebih tinggi dan jalur paling aman untuk menuju tempat tersebut. Jika ada tanda-tanda banjir bandang atau perintah evakuasi, segera bergerak dan jangan menunggu kondisi menjadi lebih parah.

3. Jangan menerobos arus banjir.

Hindari berjalan, berenang, maupun mengendarai kendaraan melewati air yang menggenang atau mengalir deras. Kedalaman dan kekuatan arus bisa sulit diperkirakan, sementara jalan maupun jembatan dapat mengalami kerusakan. Prinsip sederhananya: kalau jalan sudah tergenang, cari jalur lain yang lebih aman.

4. Siapkan tas darurat dan barang penting.

Simpan dokumen penting, obat-obatan yang diperlukan, air minum, makanan tahan lama, senter, baterai atau power bank, pakaian seperlunya, serta perlengkapan komunikasi dalam tempat yang mudah dibawa. Persiapan ini akan membantu jika harus meninggalkan rumah dengan cepat.

5. Amankan listrik dan jauhi bangunan atau area yang berisiko.

Jika masih memungkinkan dan aman dilakukan, matikan aliran listrik sebelum meninggalkan rumah. Jangan mendekati tiang listrik, kabel yang jatuh, sungai, jembatan, tebing, atau area yang terlihat mengalami longsor karena kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan.

6. Utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas.

Ketika banjir bandang terjadi, jangan kembali ke rumah hanya untuk mengambil barang. Tetap berada di lokasi aman sampai petugas menyatakan kondisi sudah memungkinkan untuk kembali. Informasi resmi juga sebaiknya menjadi acuan utama dibandingkan kabar yang belum terverifikasi di media sosial.

Kesiap siagaan menjadi kunci untuk mengurangi risiko saat banjir bandang terjadi. Masyarakat perlu rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini, mengenali jalur evakuasi, menyiapkan perlengkapan darurat, serta segera menuju tempat yang lebih tinggi ketika muncul tanda-tanda bahaya. Jangan menunggu air semakin tinggi atau kondisi menjadi lebih parah. BNPB juga mengimbau warga di wilayah rawan untuk melakukan evakuasi mandiri ketika hujan deras berlangsung lama atau debit air mulai meningkat.

Sumber : United Nations Indonesia, Flood – Definition and Facts.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....