Usaha Kopi Bubuk Lokal Khas Bengkulu Kian Diminati
- 03 Sep 2026 10:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Usaha penjualan kopi bubuk lokal khas Bengkulu terus berkembang seiring tingginya minat masyarakat terhadap kopi. Cita rasa yang khas dan kualitas yang terjaga menjadi faktor penting agar kopi lokal semakin dikenal dan diminati.
Salah seorang penjual kopi bubuk, Dodi, mengatakan usaha yang dijalankannya merupakan bisnis keluarga yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia kemudian ikut mengembangkan usaha tersebut karena kopi bubuk merupakan salah satu produk khas Bengkulu yang memiliki cita rasa autentik.
Dalam proses produksinya, Dodi membeli biji kopi mentah langsung dari petani untuk kemudian disangrai sendiri menggunakan tabung selama beberapa jam. Setelah matang, biji kopi didinginkan sebelum digiling menggunakan mesin milik sendiri, lalu dikemas dan dijual dengan harga sekitar Rp120 ribu per kilogram.
Menurut Dodi, kopi yang dijualnya tetap mempertahankan kualitas dan cita rasa asli karena menggunakan jenis kopi robusta. Untuk memenuhi kebutuhan produksi, pasokan biji kopi diperoleh dari sejumlah daerah, seperti Bengkulu Selatan dan Bengkulu Utara.
Meski demikian, Dodi mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan usahanya, terutama persaingan yang semakin ketat. Ia juga menilai persoalan pajak menjadi salah satu beban bagi pelaku usaha kecil sehingga dapat menghambat perkembangan usaha.
Sementara itu, Tomi, salah seorang penikmat kopi, menilai kopi khas Bengkulu memiliki kualitas dan cita rasa yang baik. Menurutnya, kopi bubuk lokal terasa lebih nikmat dibandingkan kopi dalam bentuk sachet karena cita rasanya lebih kuat dan khas.
Masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan usaha kopi lokal di Bengkulu, baik melalui dukungan harga maupun penyediaan fasilitas pengolahan. Dengan dukungan tersebut, kopi bubuk khas Bengkulu diharapkan mampu berkembang, menjangkau pasar yang lebih luas, serta memperkenalkan cita rasa kopi Bengkulu kepada masyarakat di luar daerah. (anggn)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....