Penguatan Mitigasi Bencana melalui Aplikasi ICSS 5.0

  • 30 Jul 2026 07:36 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Upaya mitigasi kebencanaan diperkuat melalui pengembangan aplikasi ICSS 5.0 atau Integrated Circuit Sport Science yang mengintegrasikan ilmu olahraga dengan edukasi kebencanaan dan program latihan fisik bagi masyarakat. Aplikasi tersebut dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kebugaran fisik, koordinasi motorik, serta kemampuan masyarakat dalam merespons situasi darurat.

Dr. Bogy Restu Ilahi, M.Pd., bersama anggota tim Yuza Reswan, M.Kom., dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Fina Hiasa, M.A., dari Universitas Bengkulu, menjelaskan bahwa aplikasi ICSS 5.0 dirancang untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki kemampuan fisik dan pengetahuan yang memadai ketika menghadapi bencana. Menurut tim, kesiapan masyarakat tidak hanya dibangun melalui edukasi, tetapi juga melalui program latihan fisik yang telah dituangkan dalam aplikasi tersebut.

"Kami membentuk fisik mereka melalui program-program pelatihan yang kami tuangkan ke ICSS untuk persiapan warga di sana," ujar Dr. Bogy Restu Ilahi. Program latihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membentuk kesiapan fisik masyarakat sehingga mereka dapat merespons kondisi darurat secara lebih cepat dan tepat.

Ia mengatakan, latihan yang diberikan juga diarahkan untuk menanamkan sikap kesiapsiagaan dan kemampuan melakukan pergerakan adaptif ketika bencana terjadi. "Jadi kami mencoba menanamkan sikap bersiap, akselerasi, mampu fleksibel, ada komponen fleksibilitas saat gempa," katanya.

Menurut Dr. Bogy, kemampuan fisik, koordinasi motorik, dan fleksibilitas gerak menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi darurat, khususnya ketika masyarakat harus melakukan evakuasi atau menyelamatkan diri. Melalui latihan yang diberikan secara terarah, masyarakat diharapkan memiliki kesiapan untuk bergerak dan mengambil tindakan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Ia menambahkan, ICSS 5.0 juga memuat edukasi mengenai langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat ketika menghadapi bencana, khususnya gempa bumi. "Jadi pada saat gempa bumi, mereka itu sudah diajarkan melalui aplikasi itu bagaimana antisipasinya, makanya kita siapkan dengan program latihan itu, dan edukasi-edukasi di dalam itu, sehingga mitigasi yang sesungguhnya itu muncul," tuturnya.

Pengembangan aplikasi ICSS 5.0 diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa mitigasi bencana perlu dilakukan sebelum bencana terjadi, bukan hanya ketika masyarakat sudah berada dalam situasi darurat. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, aplikasi tersebut telah siap digunakan untuk mendukung edukasi dan latihan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Dr. Bogy menegaskan, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana. "Kita menyiapkan SDM ini agar bencana ini bukan untuk yang harus ditakuti, bukan juga harus dianggap sepele, jadi kita harus bersiap," uajrnya.

Kegiatan pengembangan ICSS 5.0 tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa KKN. Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana melalui penerapan sport science dan teknologi.

Keberhasilan pelaksanaan program ini juga didukung oleh berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa Air Kemuning, Universitas Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, LPPM, Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Bengkulu, Ketua dan Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI), Karang Taruna, hingga seluruh masyarakat Desa Air Kemuning. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan warga dalam membangun budaya mitigasi bencana yang lebih baik melalui inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....