Vaksinasi Rabies Bengkalis Baru Capai 58 Persen
- 30 Sep 2026 14:57 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis terus mengejar capaian vaksinasi rabies yang hingga menjelang akhir September 2026 baru mencapai sekitar 58 persen dari target tahunan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Bengkalis Suhairi melalui Pejabat Fungsional Veteriner, M.H. Mardani, mengatakan sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di beberapa kecamatan akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi rabies di lapangan.
Menurut Mardani, vaksinasi tidak hanya difokuskan pada wilayah yang selama ini masuk kategori endemis rabies. Sejumlah titik di Kecamatan Bengkalis dan Bukit Batu juga akan menjadi sasaran vaksinasi menjelang akhir September.
“Jelang akhir September ini beberapa Puskeswan di kecamatan akan menggesa pelaksanaan vaksinasi di lapangan. Dalam beberapa hari ke depan, vaksinasi juga dilaksanakan di luar wilayah endemis, seperti Kecamatan Bengkalis dan Bukit Batu,” ujar Mardani, Rabu 30 September 2026.
Selain vaksinasi, DTPHP Bengkalis juga menggencarkan sosialisasi bahaya rabies, khususnya kepada anak-anak di daerah yang memiliki kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) cukup tinggi.
Mardani yang akrab disapa Hani itu menyebutkan, sosialisasi terbaru dilakukan di SDN 16 Mandau dengan menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Riau. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 siswa sekolah dasar.
“Sabtu kemarin sudah berjalan. Kita lakukan sosialisasi rabies kepada anak di SDN 16 Mandau, diikuti sekitar 50 siswa. Tim PDHI Riau kita minta sebagai narasumber yang menyampaikan secara langsung kepada anak-anak perlunya kesadaran dini terhadap bahaya rabies,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, DTPHP Bengkalis bersama PDHI Riau juga menggelar vaksinasi rabies secara massal. Sebanyak 617 dosis vaksin disuntikkan kepada hewan peliharaan masyarakat.
Vaksinasi dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melaksanakan vaksinasi di Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, sedangkan tim kedua bergerak ke Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau.
“Dari sebanyak 617 dosis yang disuntikkan selama pelaksanaan vaksinasi kemarin, sebanyak 431 dosis disuntikkan di Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir. Sisanya 186 dosis di Kelurahan Gajah Sakti, Mandau,” jelas Hani.
Ia menambahkan, sebagian besar hewan yang mendapatkan vaksinasi merupakan anjing, disusul kucing dan beberapa ekor musang. Vaksinasi massal akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, terutama di Kecamatan Mandau dan Pinggir yang memiliki populasi HPR cukup tinggi.
“Kita terus bergerak. Kegiatan vaksinasi massal akan berlangsung dalam waktu dekat, terutama di Kecamatan Mandau dan Pinggir karena memiliki populasi hewan penular rabies yang tinggi, terutama anjing,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....