Indikator ISPU Bengkalis Nyaris Sangat Tidak Sehat, Sekolah Pulangkan Siswa

  • 15 Sep 2026 16:53 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kondisi kualitas udara di Pulau Bengkalis kembali memburuk. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa, 15 September 2026 pukul 10.37 WIB tercatat mencapai angka 195 atau mendekati kategori sangat tidak sehat.

Memburuknya kualitas udara tersebut diduga dipengaruhi masih adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkalis.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, Marngatin, mengatakan kondisi kualitas udara saat ini masih berada di atas angka 150. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat dan belum kembali ke kondisi normal.

“Kondisi sekarang level ISPU tercatat di atas angka 150 dan sejak beberapa bulan ini belum mencapai kondisi sehat,” ujar Marngatin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 15 September 2026.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk kualitas udara, terutama kelompok rentan yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan.

“Masyarakat kami imbau untuk menggunakan masker, terutama bagi mereka yang rentan terhadap penyakit flu dan juga ISPA,” katanya.

Marngatin menambahkan, untuk wilayah daratan, khususnya Kecamatan Mandau dan Duri, DLH Kabupaten Bengkalis telah menyurati PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk meminta laporan hasil pemantauan kualitas udara secara rutin.

Menurutnya, data pemantauan tersebut penting agar kondisi kualitas udara di wilayah Duri, Mandau dan sekitarnya dapat diketahui masyarakat setiap hari.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada PHR di Duri untuk dapat menyampaikan laporan pantauan udara di daerah Mandau dan sekitarnya setiap hari, sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi udara,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....