Kabut Asap Belum Mengganggu Aktivitas Warga
- 26 Agt 2026 15:17 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Aktivitas masyarakat di Kota Bengkalis masih berlangsung normal meski kualitas udara mulai menunjukkan indikator kuning atau masuk kategori tidak sehat. Kabut asap tipis terlihat menyelimuti sejumlah wilayah Bengkalis sejak pagi hingga siang, Selasa 25 Agustus 2026.
Pantauan di sejumlah ruas jalan utama Kota Bengkalis menunjukkan arus lalu lintas masih ramai, terutama kendaraan roda dua. Namun, sebagian besar pengendara terlihat masih melintas tanpa menggunakan masker.
Aktivitas masyarakat di ruang terbuka juga tetap berlangsung. Di Lapangan Pasir Bengkalis yang berada di tepian Selat Bengkalis, misalnya, warga masih terlihat duduk santai, berjalan bersama keluarga maupun menikmati suasana pantai.
Sejumlah pedagang juga tetap berjualan seperti biasa. Salah satunya Ahmad, pedagang ikan cupang yang berjualan di kawasan Lapangan Pasir Bengkalis. Pria berusia lebih dari 60 tahun itu terlihat santai menjajakan dagangannya tanpa mengenakan masker.
Ahmad mengakui kondisi udara sejak pagi terlihat berkabut, meskipun kabut yang menyelimuti kawasan tersebut cukup tipis. Ia juga menyebut jarak pandang sedikit terganggu, namun tidak mencium bau asap atau merasa sesak saat menghirup udara.
“Memang pandangan kalau kita perhatikan kabut dari pagi. Tapi tidak tercium bau asap atau terbakar, biasa saja,” terang Ahmad.
Ia mengaku sebenarnya membawa masker, namun belum menggunakannya karena merasa kondisi udara masih cukup normal.
“Masker ada kita bawa, tapi rasanya udara masih normal aja, makanya tidak kita pakai,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Jumari, warga Kecamatan Bantan yang datang ke Lapangan Pasir Bengkalis bersama istri dan anaknya. Ia datang menggunakan sepeda motor dan memilih beristirahat di tepi pantai menjelang siang.
Jumari mengakui pandangan mata sedikit kabur akibat kondisi udara yang terlihat berkabut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut merupakan kabut biasa atau asap.
“Pandangan memang dari pagi tadi seperti berkabut, tapi tidak tahu juga apa kabut atau asap. Yang jelas tidak ada bau asap sama sekali, makanya tidak pakai masker,” ujar Jumari.
Ia juga mengaku belum mengetahui adanya imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, berdasarkan data Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Ambien (SPKUA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, kualitas udara Bengkalis pada siang hari tersebut menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai angka 151.
Angka tersebut berada pada indikator kuning dan masuk kategori tidak sehat, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Kepala DLH Bengkalis, Agus Susanto, sebelumnya juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat sejak Senin sore agar mengurangi aktivitas di luar rumah.
Jika aktivitas di luar rumah tidak dapat dihindari, masyarakat diimbau menggunakan masker sebagai langkah perlindungan terhadap paparan partikel udara, terutama PM2.5.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena meskipun kabut asap yang terlihat masih tipis dan tidak menimbulkan bau menyengat, kualitas udara berdasarkan hasil pemantauan telah menunjukkan kategori yang perlu diwaspadai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....