Warga Binaan Baru di Lapas Bengkalis Diberikan Pembinaan Praktik Shalat
- 21 Agt 2026 21:10 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Warga binaan perempuan yang baru masuk ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkalis mendapatkan pembinaan dasar keagamaan. Salah satu pembinaan yang diberikan yakni praktik salat untuk mengetahui kemampuan gerakan dan bacaan salat masing-masing warga binaan.
Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis sekaligus Pembina Wanita Lapas, Eny Gustinawati, mengatakan pembinaan terhadap warga binaan baru dilakukan secara bertahap.
Salah satu kegiatan yang diberikan adalah praktik salat secara individu. Melalui praktik tersebut, pembina dapat mengetahui kemampuan setiap warga binaan sekaligus memberikan bimbingan apabila masih terdapat gerakan atau bacaan yang belum tepat.
"Yang baru masuk itu praktik salat semuanya. Masing-masing sendiri-sendiri, mau nengok gerakan salatnya sudah betul atau belum, terus bacaannya sudah bisa atau belum," ujar Eny, jumat 21 Agustus 2026
Menurutnya, pembinaan tetap diberikan kepada warga binaan meskipun yang bersangkutan mengaku belum mampu melaksanakan salat. Warga binaan tetap diarahkan untuk mempraktikkan salat sehingga pembina dapat mengetahui kemampuan dasarnya.
"Walaupun dia bilang dia enggak bisa salat, tetap Bibi minta dia praktikkan salatnya," katanya.
Eny menjelaskan, praktik salat tersebut dijadwalkan sebagai bagian dari pembinaan bagi warga binaan yang baru masuk. Pemeriksaan dilakukan satu per satu agar pembina dapat memberikan perhatian sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Selain praktik salat, warga binaan juga mendapatkan pembelajaran membaca Al-Qur'an. Bagi yang belum lancar, pembelajaran dimulai dari Iqra dan dilakukan secara bertahap.
Pembinaan keagamaan juga dilaksanakan secara rutin setiap Jumat melalui pembacaan Yasin dan Surat Al-Kahfi, sebelum dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengaji.
Eny mengatakan pendekatan pembinaan dilakukan dengan melihat kemampuan awal warga binaan. Dengan demikian, warga binaan yang memiliki keterbatasan dalam pengetahuan maupun praktik ibadah tetap mendapatkan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kemampuan secara bertahap.
Melalui pembinaan tersebut, warga binaan diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga memiliki kebiasaan ibadah yang dapat membantu proses perbaikan diri selama menjalani masa pembinaan di Lapas Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....