E-Ticketing RoRo Air Putih-Sungai Selari Mendekati Final
- 02 Okt 2026 10:58 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Persiapan penerapan e-ticketing pada layanan penyeberangan RoRo Air Putih-Sungai Selari, Bengkalis, kini mendekati tahap final. Dari sisi pelabuhan, sejumlah fasilitas pendukung telah hampir rampung dan tinggal dilakukan perapian pada beberapa bagian.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayaran, Edi Kurniawan, saat meninjau langsung persiapan penerapan e-ticketing di Pelabuhan Air Putih, Bengkalis.
Edi mengatakan, dari sisi infrastruktur yang dikerjakan pihak ketiga, PT GBSI, progresnya telah mendekati 100 persen. Sejumlah perangkat seperti alat gate, server, aplikasi serta perangkat pendukung lainnya telah tersedia dan terpasang di kawasan pelabuhan.
“Kalau untuk PT GBSI itu pihak ketiga, sekarang untuk infrastruktur sudah mendekati 100 persen. Semua alat gate, server, aplikasi dan semuanya yang ada di pelabuhan sudah terpasang,” ujar Edi Kurniawan Jum'at, 2 Oktober 2026.
Meski demikian, menurutnya masih terdapat beberapa bagian yang perlu disempurnakan sebelum sistem tersebut diterapkan secara penuh. Salah satunya penataan kanopi pada titik pemeriksaan dan transaksi tiket.
“Paling terkait dengan kanopi-kanopi untuk tempat orang nge-tap itu harus dilindungi dari hujan. Takutnya orang nge-tap karcis tapi kena air, kan bermasalah,” katanya.
Selain melindungi perangkat dari hujan, kanopi juga dibutuhkan untuk membantu proses pemindaian barcode. Edi menjelaskan, scanner terkadang mengalami kendala ketika terkena cahaya secara langsung sehingga perlu ditempatkan pada posisi yang terlindung.
“Scanner ini biasanya kalau kena cahaya langsung, membaca barcode agak susah. Jadi harus terlindung supaya membaca barcode bisa lebih mudah,” ucapnya.
Hal tersebut dinilai penting karena nantinya sebagian besar pengguna akan menunjukkan barcode tiket langsung dari telepon seluler. Kondisi pencahayaan pada layar ponsel dapat memengaruhi proses pemindaian apabila perangkat scanner terkena cahaya secara langsung.
Edi menambahkan, dari sisi transaksi keuangan maupun aplikasi, saat ini masih dilakukan penyempurnaan. Proses tersebut akan terus dilakukan bersamaan dengan sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat serta petugas di lapangan.
“Kita mungkin butuh nanti sambil berjalan, termasuk sosialisasi. Paling tidak kita simulasi dulu, sosialisasi sambil berjalan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, simulasi dan sosialisasi sebenarnya sudah pernah dilakukan saat momentum Lebaran. Ketika itu sejumlah petugas turut membantu masyarakat memasang aplikasi yang dibutuhkan untuk menggunakan layanan tiket elektronik.
Untuk aplikasi, Edi menyebut proses pendaftaran pada platform Android melalui Play Store sudah berjalan. Sementara untuk pengguna iPhone, proses pendaftaran aplikasi pada platform iOS masih berlangsung dan diharapkan dapat digunakan pada Oktober.
“Informasi di Play Store sudah proses pendaftaran, tinggal update. Untuk iOS khusus pengguna iPhone masih proses pendaftaran. Mudah-mudahan berjalan di bulan Oktober,” katanya.
Terkait nama maupun tampilan aplikasi yang akan digunakan saat peluncuran, Edi mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis menjelang penerapan atau peluncuran resmi.
Menurutnya, penerapan e-ticketing nantinya akan dilakukan secara bertahap. Sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan sistem di lapangan agar pengguna terbiasa dengan mekanisme baru tersebut.
“Kita penerapan itu karena kemarin sudah simulasi dan sosialisasi waktu Lebaran. Mungkin nanti tinggal sambil berjalan penerapan dan sosialisasinya,” kata Edi.
Harapan Pengguna
Sementara itu, masyarakat pengguna jasa penyeberangan dari Pulau Bengkalis menuju daratan Sumatera berharap penerapan e-ticketing dapat membantu menertibkan pelayanan di pelabuhan.
Salah seorang warga Bengkalis, Anton, mengatakan sistem tiket elektronik diharapkan dapat membuat proses penyeberangan lebih tertib dan mengurangi persoalan yang selama ini terjadi dalam antrean maupun pelayanan tiket.
“Iya, kami berharap dengan adanya e-ticketing ini nantinya masyarakat bisa mematuhi dan mengikuti aturan yang sudah ditentukan. Mudah-mudahan kondisi di lapangan juga lebih tertib,” ujar Anton.
Ia juga berharap penerapan sistem elektronik tersebut diikuti dengan ketersediaan armada yang memadai. Menurutnya, kemudahan membeli tiket harus diimbangi dengan pelayanan kapal yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama saat terjadi peningkatan jumlah penumpang.
“Kami juga berharap dengan menggunakan tiket elektronik ini nantinya kapal atau armada juga tersedia dan bisa melayani masyarakat, khususnya warga yang akan menuju ataupun keluar dari Pulau Bengkalis,” katanya.
Penerapan e-ticketing di lintasan Air Putih-Sungai Selari diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mendapatkan tiket, tetapi juga mendukung penataan arus kendaraan dan penumpang serta meningkatkan ketertiban pelayanan di kawasan pelabuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....