Lapas Bengkalis Teguhkan Nilai Pancasila, Warga Binaan Ikut Upacara

  • 01 Okt 2026 22:55 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara di Lapangan Serbaguna Lapas Bengkalis, Kamis 1 Oktober 2026.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan dipimpin Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Bengkalis, Boy Fernandes, serta diikuti pejabat struktural, seluruh jajaran pegawai, peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami dalam bentuk seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan, termasuk dalam pelaksanaan tugas serta pembinaan terhadap warga binaan.

“Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan. Di lingkungan pemasyarakatan, hal itu diwujudkan melalui tugas yang berintegritas, pelayanan yang humanis, serta pembinaan yang mendorong Warga Binaan menjadi pribadi lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujar Priyo.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh jajaran, peserta Maganghub Kemnaker, dan WBP dalam upacara menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan landasan bersama yang harus diterapkan tanpa terkecuali.

“Peringatan ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, mengedepankan gotong royong, kemanusiaan, keadilan, serta menghormati sesama dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” katanya.

Lapas Kelas IIA Bengkalis berkomitmen menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai salah satu landasan dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendukung proses pembinaan WBP agar mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....