Polres Bengkalis dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Dua Lokasi

  • 08 Agt 2026 20:33 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Polres Bengkalis bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pihak perusahaan dan masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di dua lokasi wilayah Kabupaten Bengkalis, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Karhutla terjadi di areal HGU PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL), Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, serta di lahan masyarakat di Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, yang berbatasan dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.

Di Kecamatan Siak Kecil, petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap titik api yang terpantau. Setelah dipastikan terjadi kebakaran, tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan.

Kebakaran di lokasi tersebut terjadi pada lahan gambut dengan luas sekitar 1,2 hektare. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang menjadi tantangan dalam proses pemadaman karena berpotensi mempercepat penyebaran api.

Lebih dari 50 personel yang terdiri dari Polsek Siak Kecil, Polsek Bukit Batu, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA Desa Bandar Jaya dan Desa Muara Dua serta pihak PT TKWL dikerahkan ke lokasi.

Petugas mengerahkan mesin pemadam dan puluhan gulung selang untuk mempercepat proses pemadaman. Selain itu, dilakukan pula pengecekan lokasi, pencatatan saksi, pemasangan garis polisi dan dokumentasi sebagai bagian dari penanganan serta penyelidikan.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Saat ini yang menjadi prioritas adalah memastikan api dapat dikendalikan dan dilakukan pendinginan secara maksimal agar tidak kembali muncul,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui kasi Humas Aipda Juliandi.

Sementara itu, Karhutla juga terjadi di lahan masyarakat di Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, yang berbatasan dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Area yang terbakar didominasi semak belukar dan tanaman sawit dengan kondisi tanah yang kering. Cuaca panas dan angin kencang turut mempercepat penyebaran api.

Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Mandau, Polsek Pinggir, Koramil 03 Mandau, Manggala Agni, BPBD, MPA dan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman dan pendinginan.

Sejumlah mesin pemadam, puluhan gulung selang dan nozzle digunakan untuk menjangkau titik-titik api. Tim juga mendapat dukungan satu unit Water Bombing BNPB untuk mempercepat upaya pemadaman di lokasi.

Kasi Humas Aipda Juliandi menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, terpadu dan melibatkan berbagai unsur.

“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, MPA, perusahaan dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah api meluas dan memastikan wilayah tetap aman,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan terakhir, api di kedua lokasi telah berhasil dikendalikan dan sebagian besar telah padam. Tim gabungan masih melakukan pendinginan, terutama pada area yang masih mengeluarkan asap, guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali menyala.

Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla.

“Cegah Karhutla sejak dini. Jangan bakar lahan, jaga lingkungan dan segera laporkan setiap titik api,” tegasnya.

Hingga kegiatan penanganan berakhir, situasi di kedua lokasi dalam keadaan aman dan terkendali. Pemantauan serta pendinginan terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....