RoRo Sereia Domar Tabrak Dermaga BUMD, PT STL Siap Ganti Rugi
- 26 Jun 2026 16:46 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sereia Domar milik PT Surya Timur Line (STL) yang melayani lintasan Air Putih Bengkalis–Sungai Selari, Bukit Batu, mengalami insiden saat hendak bersandar di Pelabuhan RoRo Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Kapal terdorong angin kencang dan arus pasang hingga menabrak pagar Dermaga Kargo Bumi Laksamana Jaya (BLJ) milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), mengakibatkan pagar mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa malam, 23 Juni 2026 itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan terhadap operasional kapal. Namun, benturan tersebut menyebabkan pagar besi dengan tiang cor beton di kawasan pelabuhan rusak berat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Kepala UPT Pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis untuk membuat berita acara sekaligus menghitung nilai kerugian akibat insiden tersebut.
"Saya sudah meminta Kepala UPT Pelabuhan untuk menyelesaikan administrasi kejadian ini dan membuat berita acara. Saat ini kami sedang menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan. Setelah nilainya diketahui, akan kami sampaikan kepada pihak perusahaan untuk dilakukan perbaikan," ujar Ardiansyah.
Menurutnya, PT Surya Timur Line telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab penuh atas kerusakan fasilitas pelabuhan.
"Pada prinsipnya pihak perusahaan siap bertanggung jawab dan bersedia melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan," tegasnya.
Sementara itu, Manajer PT Surya Timur Line, Silaban, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan terjadi akibat cuaca buruk berupa angin kencang yang disertai pasang tinggi sehingga kapal sulit dikendalikan ketika akan merapat ke dermaga.
"Kejadian itu memang benar terjadi. Saat kapal hendak bersandar, kondisi angin sangat kencang dan air sedang pasang sehingga kapal sulit dikendalikan dan akhirnya membentur dinding pelabuhan hingga mengenai pagar," jelas Silaban.
Ia memastikan insiden tersebut tidak mengganggu kondisi kapal maupun pelayanan penyeberangan kepada masyarakat.
"Kapal tetap dalam kondisi aman dan masih dapat beroperasi melayani penyeberangan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait langkah-langkah perbaikan pagar yang rusak," katanya.
Menurut Silaban, pihaknya kini tengah mencari pelaksana pekerjaan serta menyiapkan material agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan.
"Begitu tukang dan material sudah siap, kami akan langsung melakukan perbaikan sesuai hasil koordinasi dengan pihak terkait. Kami tetap bertanggung jawab atas kejadian ini," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....