Disdik Bengkalis Upayakan Perbaikan SMPN 1 Bandar Laksamana Segera Rampung

  • 11 Jun 2026 19:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalıs - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis bergerak cepat mengupayakan perbaikan bangunan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana di Desa Api Api, Kecamatan Bandar Laksamana, yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Sailly, mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bengkalis untuk mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna mendukung rehabilitasi bangunan sekolah tersebut.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada TAPD Bengkalis agar dapat mengeluarkan anggaran Belanja Tidak Terduga untuk rehabilitasi bangunan SMPN 1 Bandar Laksamana yang terdampak bencana,” ujar Muthu Sailly, Kamis, 11 Juni 2026.

Selain mengupayakan dukungan dari pemerintah daerah, Disdik Bengkalis juga telah berkoordinasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) melalui surat resmi untuk meminta penambahan dana revitalisasi sekolah.

“Selain itu, kami juga sudah berkoordinasi dengan BPMP melalui surat agar dilakukan penambahan dana revitalisasi SMPN 1 Bandar Laksamana. Kebetulan sekolah ini merupakan salah satu penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan,” jelasnya.

Menurut Muthu, penambahan anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan bangunan yang rusak sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan usulan penambahan anggaran ini dapat terealisasi sehingga perbaikan sekolah bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Sementara menunggu proses rehabilitasi, Disdik Bengkalis telah mengambil langkah antisipatif agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Berdasarkan hasil rapat bersama pihak sekolah dan Koordinator Wilayah Pendidikan setempat, proses pembelajaran sementara dialihkan ke SD Negeri 1 Desa Api Api.

“Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar siswa SMPN 1 Bandar Laksamana akan dilaksanakan di SDN 1 Desa Api Api. Mekanismenya, pagi hari digunakan oleh siswa SD, sedangkan siswa SMP akan belajar pada siang hari mulai sekitar pukul 13.30 WIB,” terang Muthu.

Ia menambahkan, fasilitas yang tersedia di SDN 1 Desa Api Api dinilai cukup memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sementara. Namun demikian, diperlukan tambahan meja dan kursi yang akan dipindahkan dari SMPN 1 Bandar Laksamana.

“Secara fasilitas, ruang kelas di SDN 1 Desa Api Api cukup memadai. Hanya saja diperlukan tambahan meja dan kursi siswa yang nantinya akan diambil dari SMPN 1 Bandar Laksamana,” ujarnya.

Disdik Bengkalis berharap proses rehabilitasi dapat segera diselesaikan agar para siswa dapat kembali belajar di lingkungan sekolah mereka dengan aman dan nyaman.

“Mudah-mudahan perbaikan dapat secepatnya diselesaikan sehingga proses belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan di gedung SMPN 1 Bandar Laksamana,” tutur Muthu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....