Dinkes Bengkalis Gelar Bimtek Keamanan Pangan untuk Tingkatkan Daya Saing Produk
- 31 Mei 2026 21:05 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) sebagai upaya meningkatkan mutu dan keamanan produk pangan lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA IT Al-Kautsar dan diikuti 50 pelaku usaha dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Bimtek dibuka oleh Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis yang diwakili Sekretaris Dinkes, Akna Juita. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahun keempat pelaksanaan program penyuluhan keamanan pangan yang digelar Dinkes Bengkalis.
Menurut Akna Juita, penyuluhan keamanan pangan memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
“Salah satu fondasi utama menuju Indonesia Emas adalah terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif. Hal tersebut tentu tidak dapat dipisahkan dari tersedianya pangan yang aman dan berkualitas,” ujar Akna, Sabtu 30 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bengkalis “Bermasa” (Bermarwah, Maju, dan Sejahtera) serta Unggul di Indonesia. Menurutnya, nilai bermarwah tercermin dari komitmen pelaku usaha dalam menjaga kualitas dan keamanan produk, sementara nilai maju diwujudkan melalui peningkatan kompetensi pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan kompetitif.
Lebih lanjut, Akna Juita berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dalam proses produksi dan pengolahan pangan sehari-hari. Dinkes Bengkalis juga akan melakukan monitoring dan evaluasi pada Juni hingga Juli 2026 untuk memastikan penerapan praktik keamanan pangan berjalan dengan baik.
“Kami mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu tidak hanya mutu produk yang meningkat, tetapi juga kepercayaan konsumen terhadap produk IRTP akan semakin baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bengkalis, M. Jepri, didampingi Ketua Panitia Mirna Junita, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan keamanan dan mutu produk pangan industri rumah tangga yang beredar sehingga mampu bersaing di pasar modern, baik tingkat nasional maupun internasional.
Sebanyak 50 pelaku usaha mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 40 peserta berasal dari Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir, dan Rupat, sedangkan 10 peserta lainnya berasal dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bandar Laksamana, dan Siak Kecil.
“Kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan keamanan dan mutu produk pangan industri rumah tangga yang beredar sehingga lebih dapat bersaing,” ujar Jepri.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Kabupaten Bengkalis, Penyuluh Keamanan Pangan Kabupaten Bengkalis, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Bengkalis berharap pelaku IRTP semakin memahami pentingnya standar keamanan pangan sehingga mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi di pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....