Dishub Bengkalis Prediksi Lonjakan Penumpang Akhir Pekan, 4 Armada Disiagakan
- 28 Mei 2026 12:27 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Arus penyeberangan di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis menuju Sei Selari, Kecamatan Bukit Batu, mengalami peningkatan signifikan pada H-1 hingga Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Lonjakan penumpang didominasi kendaraan roda dua yang sempat mengular hingga area pos pembelian tiket di Bengkalis. Kondisi serupa juga terjadi di Pelabuhan Sei Selari, Sungai Pakning, daratan Sumatera.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, saat dikonfirmasi Kamis, 28 Mei 2026, mengatakan peningkatan arus kendaraan masih dapat diurai dengan cepat karena kendaraan kecil dan angkutan barang berada dalam kondisi normal.
“Antrean memang meningkat, terutama kendaraan roda dua. Namun dapat terurai dengan cepat karena kendaraan kecil dan angkutan barang masih normal. Saat kapal diberangkatkan, separuh kapasitas muatan kapal bisa diisi kendaraan roda dua,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, kondisi penyeberangan pada Kamis masih relatif normal. Namun Dishub Bengkalis memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu.
“Untuk hari ini masih normal, tetapi diperkirakan peningkatan penumpang akan terjadi pada Sabtu dan Minggu karena masyarakat mulai kembali dari libur Idul Adha,” jelasnya.
Ardiansyah juga menyinggung terkait kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang pada Hari Raya Idul Adha tidak melakukan penyeberangan menuju Bengkalis. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan karena adanya larangan operasional.
“Bukan karena dilarang, tetapi jumlah mobil BBM hanya dua unit dan mobil gas elpiji juga dua unit. Mereka memilih parkir sementara di Pakning dan baru menyeberang hari ini karena jumlah kendaraan sudah mencukupi untuk satu kapal,” terangnya.
Untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis tetap mengoperasikan empat armada kapal Roro dan menyiagakan satu kapal cadangan sebagai antisipasi apabila terjadi gangguan teknis.
“Kami tetap mengoperasikan empat kapal dan satu kapal standby untuk mengantisipasi jika ada kapal yang mengalami gangguan atau kerusakan,” kata Ardiansyah.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan agar tetap mematuhi aturan dan arahan petugas demi kenyamanan bersama selama proses antrean dan penyeberangan berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat pengguna jasa Roro untuk tetap tertib dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Dishub akan terus berupaya meningkatkan kenyamanan masyarakat saat melakukan penyeberangan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....