E-Ticketing Roro Bengkalis Ditargetkan Beroperasi 2 Bulan Lagi

  • 05 Mei 2026 13:55 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, menyebut penandatanganan memorandum of understanding (MoU) terkait penerapan sistem e-ticketing di Pelabuhan Roro Air Putih merupakan tahap awal dari proses implementasi.

Ia menjelaskan, setelah penandatanganan MoU, masih terdapat dua tahapan lanjutan yang harus dilalui, yakni pengesahan dan paripurna di DPRD Bengkalis karena berkaitan dengan penggunaan dana masyarakat.

Kepala Dinas perhubungan kabupaten Bengkalis Ardiansyah sedang memimpin rapat beberapa waktu lalu.(Foto Dokumentasi RRI/Tsm)

“Setelah ini masih ada dua tahapan lagi, yaitu pengesahan dan paripurna di DPRD karena berkaitan dengan dana masyarakat. Setelah itu baru dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS),” ujar Ardiansyah, Selasa, 5 Mei 2026.

Mantan Kepala Dinas PUPR Bengkalis tersebut menambahkan, setelah seluruh tahapan di DPRD selesai, proses berikutnya adalah pembangunan infrastruktur pendukung. Infrastruktur itu meliputi pemasangan gate system, server, serta penguatan jaringan internet sebelum sistem resmi diluncurkan.

“Target kami, dalam dua bulan ke depan sistem e-ticketing sudah dapat diterapkan secara penuh. Proses pembangunan infrastruktur diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan,” jelasnya.

Sementara itu, CEO PT Gerbang Berkah Solusi Indonesian (GBSI), Firdaus, mengungkapkan bahwa sistem e-ticketing nantinya akan mencakup seluruh pengguna jasa penyeberangan, baik kendaraan roda empat, roda dua, maupun pejalan kaki.

CEO PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia Firdaus sedang memberikan keterangan pers pada Selasa (5/5). (Foto RRI/TSM)

“Kalau sebelumnya hanya untuk kendaraan roda empat, ke depan semua pengguna, termasuk pejalan kaki, akan terintegrasi dalam sistem digital. Tiket bisa dibeli secara online maupun offline, dan seluruh akses masuk ke dermaga akan disensor sistem,” terangnya.

Firdaus menambahkan, penerapan sistem ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam mengetahui jadwal keberangkatan secara lebih pasti sehingga waktu kedatangan ke pelabuhan dapat direncanakan dengan baik.

Selain itu, dari sisi pemerintah daerah, sistem ini juga dinilai mampu meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan.

“Seluruh transaksi akan tercatat dan langsung masuk ke Bank Riau Kepri. Pemerintah daerah dapat memantau volume penumpang dan pendapatan secara real time,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, inovasi ini mulai menarik perhatian daerah lain yang ingin mempelajari penerapan sistem serupa di Bengkalis.

“Ini menjadi hal positif karena sudah ada daerah lain yang datang belajar ke Bengkalis terkait penerapan sistem ini,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....