Dosen dan Mahasiswa IAIN Bengkalis Terpilih Jadi Relawan Karhutla Polda Riau
- 21 Apr 2026 21:05 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dosen dan mahasiswa dari IAIN Datuk Laksamana Bengkalis terpilih sebagai relawan dalam program Green Policing yang digagas Polda Riau.
Berdasarkan pengumuman resmi pada 21 April 2026 melalui akun Instagram Green Policing Polda Riau, program ini bertujuan merangkul partisipasi aktif masyarakat, termasuk kalangan akademisi, mahasiswa, dan pelajar, dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
Dua perwakilan dari IAIN Datuk Laksamana Bengkalis yang dinyatakan lulus seleksi yakni Juwandi, dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), serta Muhammad Hafisz Riyadi, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Keterlibatan civitas akademika ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Para relawan yang terpilih nantinya akan mendapatkan petunjuk teknis serta pembekalan dari Polda Riau terkait pola koordinasi dan pelaksanaan tugas di lapangan.
Muhammad Hafisz Riyadi mengaku bangga dapat terlibat dalam program tersebut. Ia menilai keikutsertaannya sebagai langkah nyata untuk berkontribusi menjaga lingkungan di Provinsi Riau.
“Alhamdulillah, saya merasa terpanggil untuk ikut menjaga lingkungan. Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk berkontribusi langsung dalam upaya pencegahan Karhutla,” ujarnya.
Program Green Policing diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Dengan keterlibatan berbagai elemen, upaya mitigasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Bagi IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, keterpilihan dosen dan mahasiswa ini menjadi dorongan untuk terus menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan akademisi serta masyarakat luas. Upaya tersebut dinilai penting dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengurangi risiko bencana Karhutla di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....