Pembangunan Unit Layanan Terpadu P4GN di Bengkalis
- 10 Apr 2026 15:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan di Kabupaten Bengkalis. Salah satunya melalui rencana pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai, AKBP Sasli Rais, menyampaikan bahwa pembentukan ULT P4GN merupakan arahan dari BNN pusat, khususnya bagi daerah yang belum memiliki Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK).
“Pembentukan ULT ini merupakan arahan dari BNN pusat sebagai langkah awal di daerah yang belum memiliki BNNK. Ini juga menjadi salah satu syarat menuju pembentukan BNNK di Bengkalis,” ujar Sasli Rais, Jum'at, 10 April 2026.
Ia menjelaskan, ULT P4GN akan menjadi embrio atau cikal bakal terbentuknya BNNK Bengkalis, sekaligus memperluas jangkauan layanan penanganan narkotika di daerah.
Menurut Rais, berdasarkan survei nasional tahun 2025, prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai sekitar 2,11 persen atau setara dengan 4,8 juta jiwa.
Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan membutuhkan penanganan serius serta berkelanjutan.
“Melalui ULT P4GN, kita akan fokus pada upaya pencegahan dan rehabilitasi. Diharapkan langkah ini mampu menekan angka penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ULT P4GN nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang konseling, layanan rehabilitasi dasar, serta dukungan teknologi informasi untuk kegiatan edukasi dan sosialisasi.
“Unit ini juga akan didukung oleh sumber daya manusia yang terdiri dari tenaga pencegahan, rehabilitasi, dan administrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan ULT P4GN sebagai bagian dari upaya bersama dalam memerangi peredaran narkotika.
“Kabupaten Bengkalis memiliki posisi geografis yang sangat strategis di Selat Malaka, yang merupakan jalur lalu lintas internasional. Kondisi ini membuat daerah kita rentan terhadap peredaran narkotika lintas negara,” ungkap Bagus.
Ia menegaskan bahwa pembentukan ULT P4GN menjadi langkah penting dan strategis untuk memperkuat penanganan narkotika di daerah.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen mendukung penuh pembentukan ULT sebagai langkah awal menuju terbentuknya BNNK Bengkalis,” tegasnya.
Bagus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya pemberantasan narkotika.
“Penanganan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Melalui beberapa kali pertemuan diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama untuk mempercepat pembentukan ULT P4GN di Kabupaten Bengkalis sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....