Akses Sulit dan Minim Air Hambat Pemadaman Karhutla

  • 25 Mar 2026 10:37 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis —Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari akses yang sulit hingga keterbatasan sumber air.

Manajer Pusdalops BPBD Bengkalis, Erzan Syah, mengatakan beberapa titik kebakaran berada jauh dari akses jalan utama, bahkan mencapai jarak hingga 13 kilometer dari titik terdekat yang dapat dijangkau kendaraan roda empat.

“Kondisi ini membuat petugas harus menggunakan kendaraan roda dua, bahkan berjalan kaki sambil membawa peralatan pemadaman ke lokasi,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.

Menurutnya, medan yang sulit tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan, terutama dalam mendistribusikan peralatan dan logistik.

Selain itu, kondisi lahan gambut yang kering juga menyebabkan sumber air sangat terbatas. Hal ini berdampak langsung pada proses pemadaman yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

“Air menjadi faktor utama dalam pemadaman. Ketika sumber air jauh atau sulit didapat, tentu ini menghambat proses penanganan,” jelasnya.

Faktor cuaca seperti suhu udara tinggi dan angin kencang juga mempercepat penyebaran api, sehingga memperbesar area yang terdampak kebakaran.

Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat tetap berupaya maksimal dalam melakukan pemadaman.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah pembuatan sekat bakar guna mencegah api meluas ke wilayah lain.

Selain itu, proses pendinginan juga terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa, terutama di lahan gambut yang rawan terbakar kembali.

Erzan menegaskan, koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan meskipun menghadapi tantangan yang cukup kompleks di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....