BPBD Catat Hotspot Tersebar di Sejumlah Wilayah Bengkalis
- 25 Mar 2026 10:14 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis mencatat sejumlah titik panas atau hotspot terpantau di beberapa wilayah, terutama di Pulau Rupat.
Manajer Pusdalops BPBD Bengkalis, Erzan Syah, mengatakan berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Sipongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hotspot paling banyak ditemukan di wilayah Rupat. Beberapa lokasi yang terdeteksi di antaranya Desa Bergam, Mesim, Sukaraja Mesim, Teluk Lecah hingga Hutan Ayu di Rupat Utara.
Selain itu, titik panas juga terpantau di Pulau Bengkalis, tepatnya di Desa Pedekik. Sementara di Kecamatan Bandar Laksamana, hotspot terdeteksi di Desa Tanjung Leban.
“Untuk hari ini, ada empat kecamatan yang terpantau memiliki hotspot berdasarkan data Sipongi,” ujar Erzan, Rabu 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pemantauan hotspot dilakukan secara berkala untuk mendeteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Data tersebut menjadi acuan bagi tim di lapangan dalam menentukan langkah cepat penanganan.
Menurutnya, kondisi wilayah Bengkalis yang didominasi lahan gambut membuat potensi kebakaran menjadi lebih tinggi, terutama saat cuaca panas dan kering.
BPBD bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan penanganan agar titik api tidak meluas dan menimbulkan dampak kabut asap.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Dengan deteksi dini dan koordinasi lintas sektor, BPBD berharap potensi karhutla di Bengkalis dapat ditekan seminimal mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....