Pemkab Bengkalis Ingatkan Waspada Karhutla

  • 26 Feb 2026 19:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), terutama di wilayah Bengkalis dan Rupat yang rawan saat musim kemarau.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam kegiatan Safari Ramadan di Kantor Camat Bengkalis, Desa Air Putih, Kamis 26 Februari 2026, menanggapi laporan Camat Bengkalis terkait sejumlah titik kebakaran yang sempat terjadi menjelang Ramadan.

Menurut Kasmarni, laporan dari pihak kecamatan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama, terutama melalui patroli rutin dan deteksi dini di wilayah rawan.

“Kalau api masih kecil, masih bisa kita kendalikan. Tapi kalau sudah besar, itu menjadi musuh besar bagi kita semua,” ujarnya.

Bupati meminta camat, lurah, dan kepala desa untuk terus berkoordinasi dengan unsur TNI-Polri serta masyarakat dalam melakukan pemantauan lapangan. Ia menilai pengalaman kebakaran di sejumlah desa beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting agar semua pihak tidak lengah, meskipun hujan telah turun.

“Walaupun sudah hujan, kita tidak boleh lengah. Justru setelah hujan dan masuk musim panas, potensi itu tetap ada. Karena itu patroli harus rutin dilakukan,” tegasnya.

Kasmarni juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menekankan bahwa dampak kebakaran bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan aktivitas ekonomi warga.

Selain menyampaikan imbauan kewaspadaan karhutla, kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, termasuk bantuan rumah ibadah, rumah layak huni, santunan dhuafa dan anak yatim, serta paket sembako.

Menurut Bupati, Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

“Kita ingin Bengkalis tetap aman, masyarakat tenang beribadah, dan pembangunan berjalan tanpa terganggu bencana,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....