Pemkab Meranti Perkuat Deteksi Dini Cegah Karhutla Lahan Gambut
- 11 Agt 2026 10:23 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, menyusul tingginya kerentanan wilayah yang didominasi lahan gambut. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, di Ruang Rapat Bappedalitbang, Senin 10 Agustus 2026.
Muzamil meminta seluruh camat segera melakukan konsolidasi dengan kepala desa, lurah, unsur Muspika/Upika serta masyarakat untuk memperkuat deteksi dini.
"Selambat-lambatnya Selasa, 11 Agustus 2026, seluruh camat harus sudah mengumpulkan kepala desa, lurah, Muspika/Upika dan unsur organisasi di tingkat kecamatan untuk membahas langkah penanganan serta deteksi dini karhutla," tegas Muzamil.
Ia juga meminta pencegahan dilakukan hingga tingkat lingkungan masyarakat dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Edukasi mengenai larangan membakar sampah sembarangan juga akan disampaikan melalui berbagai kesempatan, termasuk khotbah salat Jumat.
"Jangan sampai aktivitas membakar di sekitar rumah dilakukan sembarangan. Pencegahan harus kita mulai dari lingkungan masyarakat, karena wilayah kita didominasi lahan gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran," ujarnya.
Menurut Muzamil, karhutla dapat berdampak terhadap kesehatan, lingkungan dan perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penguatan komunikasi dan pelaporan secara berjenjang, termasuk melalui grup komunikasi dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
"Jaga hutan, jaga lingkungan, dan jaga masa depan anak cucu kita," katanya.
Muzamil berharap seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah, aparat keamanan dan dunia usaha dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
"Harapan kita, dengan imbauan dan langkah pencegahan yang dilakukan secara serentak, masyarakat semakin sadar dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Jangan menunggu api membesar, pencegahan harus dilakukan sejak dini," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....