Carang Gesing, Jajanan Tradisional Jawa tengah yang Legit dan Lezat
- 09 Sep 2026 14:50 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Pisang matang tidak selalu harus diolah menjadi gorengan atau kolak. Di tangan masyarakat Jawa, buah yang sudah matang sempurna dapat disulap menjadi jajanan tradisional yang sederhana, lembut, dan kaya cita rasa. Salah satunya adalah Carang Gesing, kudapan khas Jawa Tengah yang masih digemari hingga kini.
Carang Gesing dibuat dari pisang raja matang yang dipadukan dengan santan, telur, gula, dan roti tawar. Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang.
Cita rasa manis dan legit menjadi karakter utama Carang Gesing. Pisang yang matang memberikan rasa manis alami, sedangkan santan menghadirkan sensasi gurih. Penambahan roti tawar membuat teksturnya lebih padat dan legit sekaligus memberikan keseimbangan pada rasa manis pisang.
Jajanan Sederhana Sarat Cita Rasa
Dikutip dari Perpustakaan digital Budaya Indonesia. Carang Gesing menjadi salah satu contoh jajanan tradisional yang mengandalkan bahan-bahan sederhana. Pisang raja yang sudah benar-benar matang menjadi bahan utama karena memiliki rasa dan aroma yang kuat.
Dalam penyajiannya, tingkat kemanisan dapat disesuaikan dengan selera. Jumlah gula bisa dikurangi bagi yang tidak terlalu menyukai rasa manis.
Penggunaan daun pisang juga memberikan aroma khas yang semakin memperkuat karakter tradisional kudapan ini. Setelah dikukus, Carang Gesing dapat disajikan hangat atau didinginkan terlebih dahulu. Bagi sebagian penikmatnya, Carang Gesing terasa semakin nikmat setelah disimpan di dalam lemari pendingin.
Bahan-Bahan
Untuk membuat Carang Gesing, siapkan:
- 8 buah pisang raja yang benar-benar matang.
- 4 keping roti tawar tanpa kulit.
- 50 gram gula pasir.
- ½ sendok teh garam.
- 1 bungkus kecil vanili, atau dapat diganti dengan daun pandan.
- 250 mililiter santan dari ½ butir kelapa. Bisa menggunakan santan instan yang telah dicairkan.
- 1 butir telur.
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus.
Cara Membuat Carang Gesing
Pertama, potong pisang raja menjadi bagian-bagian kecil. Roti tawar tanpa kulit juga dipotong berbentuk kotak-kotak kecil.
Selanjutnya, kocok telur bersama gula pasir, garam, dan vanili hingga tercampur rata. Tuangkan santan, kemudian aduk kembali hingga seluruh bahan menyatu.
Masukkan potongan pisang dan roti tawar ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga tercampur merata.
Siapkan dua lembar daun pisang. Letakkan sekitar dua sendok makan adonan di atasnya, kemudian bungkus dengan bentuk tum. Pastikan bungkusan cukup rapat agar adonan tidak mudah keluar saat dikukus.
Kukus selama kurang lebih 20 menit hingga Carang Gesing matang. Setelah matang, angkat dan biarkan hingga uap panasnya berkurang.
Carang Gesing dapat langsung disantap dalam keadaan hangat. Namun, jika ingin mendapatkan sensasi yang lebih dingin dan tekstur yang lebih nikmat, simpan terlebih dahulu di dalam lemari pendingin.
Perhatikan Daun Pisang
Pemilihan daun pisang juga perlu diperhatikan agar proses membungkus Carang Gesing lebih mudah. Gunakan daun pisang klutuk yang masih halus dan lentur sehingga tidak mudah robek atau bocor.
Jika daun pisang masih terlalu keras, layukan terlebih dahulu dengan cara dijemur sebentar atau dipanaskan di atas api kompor. Proses ini membuat daun lebih lentur dan mudah dilipat.
Jika daun pisang tidak tersedia, Carang Gesing juga dapat dibuat menggunakan wadah tahan panas, seperti cup aluminium foil atau loyang.
Menjaga Jajanan Tradisional Tetap Dikenal
Carang Gesing menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Nusantara tidak selalu hadir dalam bentuk makanan yang rumit. Bahan sederhana seperti pisang, roti, santan, dan telur dapat diolah menjadi kudapan yang memiliki cita rasa khas.
Di tengah banyaknya jajanan modern, mengenalkan kembali Carang Gesing menjadi salah satu cara menjaga keberadaan kuliner tradisional agar tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....