Pangek Lapuak, Kuliner Khas Barulak dengan Tulang Ikan Rapuh

  • 02 Sep 2026 13:05 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pangek Lapuak merupakan salah satu kuliner tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Hidangan berbahan dasar ikan ini memiliki keunikan yang membedakannya dari pangek di nagari lain.

Salah satu ciri khas Pangek Lapuak adalah tekstur tulang ikan yang sangat rapuh setelah dimasak. Kondisi tersebut membuat ikan dapat disantap hingga bagian tulangnya. Keunikan ini menjadi pembeda Pangek Lapuak di Nagari Barulak dengan pangek yang dikenal di Nagari Simawang.

Perbedaan cara pengolahan tersebut sekaligus menunjukkan kekayaan kuliner tradisional di Kabupaten Tanah Datar. Setiap nagari memiliki cara dan cita rasa tersendiri yang terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan kuliner masyarakat.

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Untuk membuat Pangek Lapuak, masyarakat menggunakan beragam rempah dan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar Nagari Barulak. Di antaranya serai, daun kunyit, daun kasombi, bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar, daun jeruk, cabai, daun belimbing, serta santan.

Daun kasombi menjadi salah satu bahan penting yang tidak boleh dihilangkan. Masyarakat setempat secara turun-temurun memanfaatkannya dalam proses memasak Pangek Lapuak karena dipercaya membantu membuat tulang ikan menjadi lebih rapuh.

Proses memasaknya juga masih mempertahankan cara tradisional. Ikan dan bumbu dimasak menggunakan periuk tanah liat. Penggunaan wadah tersebut membantu mempertahankan panas selama proses pemasakan sehingga bumbu dapat meresap ke dalam daging ikan.

Pangek Lapuak memiliki warna kuning yang kuat dari penggunaan kunyit. Cita rasanya semakin khas dengan perpaduan gurih santan, aroma rempah, rasa pedas cabai, serta sentuhan asam dari daun belimbing.

Setelah dimasak dalam waktu cukup lama, daging ikan menjadi empuk dan bumbu meresap hingga ke bagian dalam. Perpaduan tekstur ikan yang lembut, tulang yang rapuh, dan kuah berbumbu membuat Pangek Lapuak memiliki karakter rasa yang khas.

Resep Pangek Lapuak

Bahan:

  • 1 kilogram ikan, seperti ikan mas atau ikan air tawar lainnya
  • 500 mililiter santan
  • 5 batang serai, dimemarkan
  • 3 lembar daun kunyit
  • Daun kasombi secukupnya
  • 5 lembar daun jeruk
  • Daun belimbing secukupnya
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 ruas kunyit
  • 1 sendok makan ketumbar
  • Cabai merah sesuai selera
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Bersihkan ikan, kemudian potong sesuai selera. Lumuri dengan sedikit garam dan diamkan beberapa saat.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar, dan cabai.
  3. Siapkan periuk tanah liat, kemudian susun sebagian serai, daun kunyit, daun kasombi, daun jeruk, dan daun belimbing di bagian dasar.
  4. Letakkan ikan di atas bumbu, kemudian masukkan bumbu halus dan sisa rempah.
  5. Tuangkan santan dan air secukupnya hingga ikan terendam.
  6. Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan ikan menjadi sangat empuk. Proses pemasakan dilakukan perlahan agar tekstur tulang ikan menjadi rapuh.
  7. Koreksi rasa. Jika sudah matang dan kuah mengental, angkat Pangek Lapuak.
  8. Sajikan hangat bersama nasi putih.

Pangek Lapuak bukan sekadar hidangan tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya kuliner masyarakat Nagari Barulak. Cara pengolahan yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat makanan ini tetap memiliki tempat di tengah masyarakat hingga sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....