Iwak Karing Batutuk Kuliner Khas Banjar, Gurih Pedas Menggugah Selera
- 02 Agt 2026 21:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Kalimantan Selatan memiliki beragam kuliner tradisional yang kaya cita rasa, salah satunya adalah Iwak Karing Batutuk. Hidangan khas masyarakat Banjar ini terbuat dari ikan asin kering, seperti ikan sepat atau ikan telang, yang digoreng hingga renyah kemudian ditumbuk bersama bumbu rempah.
Keunikan Iwak Karing Batutuk terletak pada perpaduan rasa gurih dari ikan asin, pedas dari cabai, serta sensasi asam segar dari irisan mangga muda atau yang dikenal masyarakat Banjar sebagai hampalam. Kombinasi tersebut menghasilkan hidangan sederhana yang sangat nikmat disantap bersama nasi putih hangat.
Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Selain mudah dibuat, Iwak Karing Batutuk juga menjadi salah satu menu rumahan yang masih banyak dijumpai di Kalimantan Selatan sebagai pelengkap makan siang maupun makan malam.
Bahan-bahan
- 200 gram ikan sepat kering atau ikan asin lainnya
- 3 siung bawang putih
- Cabai rawit sesuai selera
- 1/2 sendok teh merica
- Garam secukupnya
- Penyedap rasa secukupnya (opsional)
- 1 buah mangga muda (hampalam), iris kasar
Cara Membuat
- Goreng ikan sepat kering hingga benar-benar kering dan renyah, kemudian angkat dan tiriskan.
- Goreng bawang putih hingga layu dan harum.
- Haluskan bawang putih, cabai rawit, merica, garam, dan penyedap rasa menggunakan cobek.
- Masukkan ikan sepat goreng, lalu tumbuk secara kasar hingga tercampur rata dengan bumbu.
- Tambahkan irisan mangga muda, kemudian aduk dan tumbuk perlahan agar seluruh bahan menyatu tanpa membuat mangga hancur.
- Koreksi rasa, lalu sajikan.
Iwak Karing Batutuk paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat, lalapan segar, atau sayur bening. Tekstur ikan yang renyah berpadu dengan rasa pedas, gurih, dan asam segar dari mangga muda menciptakan cita rasa yang khas dan menggugah selera.
Sebagai salah satu warisan kuliner masyarakat Banjar, Iwak Karing Batutuk mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan pangan sederhana menjadi hidangan yang lezat. Melestarikan kuliner tradisional seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga kekayaan gastronomi Nusantara agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....