Pisang Rai, Jajanan Tradisional Khas Bali yang Manis dan Gurih

  • 23 Jul 2026 17:28 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Bali tidak hanya dikenal karena keindahan alam dan budayanya, tetapi juga memiliki beragam kuliner tradisional yang menggugah selera. Salah satunya adalah pisang rai, jajanan pasar khas Bali yang sederhana, tetapi memiliki cita rasa manis dan gurih yang khas.

Pisang rai dibuat dari pisang yang dibalut dengan adonan tepung beras, kemudian direbus hingga matang. Setelah itu, pisang disajikan dengan taburan kelapa parut. Perpaduan pisang yang manis, lapisan tepung yang lembut dan kenyal, serta gurihnya kelapa parut membuat jajanan tradisional ini cocok dinikmati sebagai kudapan.

Pisang rai cukup mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional di Bali. Hidangan ini juga menjadi salah satu contoh kekayaan kuliner Nusantara yang diwariskan secara turun-temurun dan masih bertahan hingga kini.

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Cara pengolahan pisang rai yang direbus membuatnya berbeda dari sejumlah jajanan pisang lainnya yang umumnya digoreng.

Metode ini juga tidak memerlukan minyak goreng dalam proses pembuatannya. Namun, bukan berarti pisang rai secara otomatis bebas kolesterol karena kandungan gizi suatu makanan tetap dipengaruhi oleh bahan yang digunakan dan jumlah yang dikonsumsi.

Selain itu, penggunaan kelapa parut sebagai pelengkap memberikan rasa gurih dan aroma khas yang semakin memperkaya cita rasa pisang rai. Kudapan ini dapat dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh maupun sebagai sajian untuk keluarga.

Bahan-Bahan

  • 6 buah pisang kepok atau pisang raja yang matang, tetapi masih cukup padat
  • 150 gram tepung beras
  • 2 sendok makan tepung tapioka
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 200 ml air
  • Air secukupnya untuk merebus

Bahan Pelengkap

  • 1/2 butir kelapa setengah tua, parut kasar
  • Sejumput garam
  • Daun pandan secukupnya, jika suka

Cara Membuat Pisang Rai

  1. Kupas pisang dengan hati-hati. Sisihkan.
  2. Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, dan garam dalam sebuah wadah.
  3. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang cukup kental dan dapat melapisi permukaan pisang.
  4. Didihkan air dalam panci. Jika suka, tambahkan beberapa lembar daun pandan agar aroma pisang rai semakin harum.
  5. Celupkan setiap pisang ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaannya tertutup rata.
  6. Masukkan pisang yang telah dilapisi adonan ke dalam air mendidih. Rebus hingga pisang matang dan lapisan tepungnya mengeras serta mengapung di permukaan air.
  7. Angkat pisang rai menggunakan saringan, kemudian tiriskan dan biarkan sedikit dingin.
  8. Sementara itu, campurkan kelapa parut dengan sedikit garam. Kukus kelapa selama beberapa menit agar lebih tahan lama dan tetap gurih. Jika ingin menggunakan kelapa parut segar, pastikan kelapa dalam kondisi bersih dan segera dikonsumsi.
  9. Potong pisang rai sesuai selera, kemudian gulingkan atau taburi dengan kelapa parut.
  10. Pisang rai khas Bali siap disajikan.

Pisang rai paling nikmat disantap dalam keadaan hangat. Tekstur pisang yang lembut berpadu dengan lapisan tepung yang kenyal dan taburan kelapa yang gurih menciptakan perpaduan rasa sederhana, tetapi menggugah selera.

Di tengah banyaknya jajanan modern, pisang rai tetap menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional Bali. Bahan-bahannya yang sederhana dan cara pembuatannya yang mudah membuat jajanan ini menarik untuk dicoba di rumah sekaligus menjadi salah satu kuliner Nusantara yang patut dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....