Jagung Bose, Hidangan Khas Timor yang Kaya Protein dan Serat

  • 11 Jul 2026 10:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID,Bengkalis - Jagung bose merupakan salah satu makanan tradisional khas Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama masyarakat di Pulau Timor. Sejak dahulu, hidangan ini menjadi makanan pokok masyarakat setempat sebagai alternatif pengganti nasi karena kaya akan karbohidrat dan mampu memberikan energi untuk beraktivitas.

Keunikan jagung bose terletak pada perpaduan jagung dengan berbagai jenis kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang hijau, dan kacang merah atau yang oleh sebagian masyarakat NTT dikenal sebagai kacang nasi. Kombinasi bahan tersebut menjadikan jagung bose tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga kaya protein nabati, serat, vitamin, dan mineral.

Dalam tradisi masyarakat Timor, jagung bose memiliki nilai budaya yang tinggi. Dahulu, hidangan ini kerap disajikan untuk menyambut tamu kehormatan, acara adat, maupun perayaan keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu.

Pembuatan jagung bose memerlukan ketelatenan. Biji jagung tua terlebih dahulu direndam, kemudian kulit arinya dilepaskan dengan cara ditumbuk atau digosok hingga tersisa bagian putihnya. Setelah itu, jagung direbus bersama aneka kacang hingga lunak, lalu dimasak menggunakan santan hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan cita rasa gurih.

Hingga kini, sebagian masyarakat di pedesaan masih mempertahankan cara tradisional tersebut sebagai bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan. dikutip dari perpustakaan Digital Budaya indonesia.

Bahan-Bahan

  • 250 gram biji jagung tua
  • 500 mililiter santan
  • 1/2 sendok teh garam
  • 50 gram kacang hijau
  • 50 gram kacang tolo
  • 3 lembar daun labu, potong-potong

Catatan: Sesuai tradisi masyarakat Timor, kacang tanah atau kacang merah juga dapat ditambahkan sesuai selera.

Cara Membuat

  1. Cuci bersih biji jagung, kemudian rendam dalam air bersih semalaman agar lebih lunak.
  2. Setelah direndam, gosok atau tumbuk perlahan hingga kulit ari jagung terlepas, lalu bilas kembali hingga bersih.
  3. Rebus jagung hingga mulai empuk.
  4. Rebus kacang hijau, kacang tolo, atau jenis kacang lainnya hingga setengah matang.
  5. Masukkan kacang ke dalam rebusan jagung, lalu tambahkan santan sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  6. Tambahkan garam sesuai selera.
  7. Masukkan potongan daun labu, kemudian masak kembali hingga seluruh bahan matang dan kuah mengental.
  8. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Jagung bose dapat dinikmati sebagai makanan utama maupun pelengkap hidangan. Masyarakat NTT biasanya menyajikannya bersama ikan bakar, ikan kuah, daging asap, sambal lu'at, atau aneka lauk khas daerah lainnya.

Perpaduan rasa gurih santan, manis alami jagung, serta tekstur lembut kacang-kacangan menjadikan jagung bose sebagai sajian yang sederhana, namun kaya cita rasa.

Sebagai salah satu warisan kuliner Nusa Tenggara Timur, jagung bose tidak hanya mencerminkan kearifan masyarakat dalam memanfaatkan hasil bumi, tetapi juga menjadi simbol ketahanan pangan lokal yang tetap relevan hingga saat ini. Melestarikan jagung bose berarti ikut menjaga kekayaan kuliner Nusantara agar terus dikenal oleh generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....