Gulai Belacan, Warisan Kuliner Melayu dengan Cita Rasa Autentik
- 11 Jul 2026 10:12 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Beengkalis - Gulai belacan merupakan salah satu hidangan khas Melayu yang sangat populer di Provinsi Riau. Sajian ini dikenal dengan kuah santan yang kental, berpadu dengan bumbu rempah dan belacan atau terasi yang menghasilkan aroma khas serta cita rasa gurih, pedas, dan sedikit asam.
Bahan utama gulai belacan umumnya berupa udang segar, meski di beberapa daerah hidangan ini juga dibuat menggunakan ikan atau makanan laut lainnya. Kehadiran belacan menjadi pembeda utama dibandingkan gulai pada umumnya, karena memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat.
Dalam tradisi masyarakat Melayu, gulai belacan sering disajikan sebagai menu utama saat makan bersama keluarga, acara adat, hingga perayaan hari besar. Hidangan ini paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat, sambal, serta aneka lalapan segar. Dikutip dari Cookpad berikut cara membuatnya:
Bahan-Bahan
Bahan utama
- 300 gram udang segar
- 1 sendok makan air asam jawa
- 1 buah jeruk nipis
- 500 mililiter santan
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 lembar daun jeruk
- 3 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Bumbu halus
- 7 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 2 sendok teh belacan atau terasi
- 4 buah cabai merah besar
- 5 buah cabai rawit merah
Cara Membuat
- Bersihkan udang dengan membuang kulit tipis, kotoran di punggung, serta bagian kepala atau kaki sesuai selera. Cuci hingga bersih di bawah air mengalir.
- Lumuri udang dengan air perasan jeruk nipis, kemudian diamkan sekitar 15 menit untuk mengurangi aroma amis. Setelah itu, bilas kembali dan tiriskan.
- Haluskan seluruh bahan bumbu menggunakan ulekan, blender, atau chopper hingga lembut.
- Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan daun jeruk, kemudian aduk hingga aromanya keluar.
- Masukkan udang ke dalam tumisan bumbu. Aduk perlahan hingga udang berubah warna.
- Tambahkan air asam jawa, garam, gula, dan merica. Aduk hingga bumbu meresap.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
- Masak dengan api kecil hingga kuah mengental dan bumbu meresap sempurna ke dalam udang.
- Koreksi rasa. Jika sudah sesuai selera, angkat dan sajikan.
Agar gulai belacan menghasilkan cita rasa yang lebih autentik, gunakan belacan atau terasi berkualitas yang telah dibakar terlebih dahulu sebelum dihaluskan. Selain itu, gunakan santan segar dan masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar kuah tetap lembut dan tidak pecah.
Udang sebaiknya tidak dimasak terlalu lama agar teksturnya tetap empuk dan manis alami. Bagi penyuka rasa pedas, jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera.
Gulai belacan paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat, ketupat, atau lontong. Tambahan sambal belacan, irisan mentimun, daun kemangi, dan sayuran segar akan semakin melengkapi kelezatan hidangan khas Melayu Riau ini.
Sebagai salah satu warisan kuliner Melayu, gulai belacan tidak hanya menawarkan cita rasa yang kaya, tetapi juga mencerminkan kekayaan rempah dan tradisi kuliner masyarakat Riau yang terus dilestarikan hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....