Deppa Tori, Kue Tradisional Toraja yang Manis dan Sarat Tradisi
- 05 Jul 2026 15:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Deppa Tori merupakan salah satu kue tradisional khas Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang hingga kini masih menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara. Kue berbahan dasar tepung beras dan gula aren ini memiliki cita rasa manis, tekstur lembut di bagian dalam, serta renyah di bagian luar setelah digoreng.
Selain menjadi sajian khas, Deppa Tori juga memiliki nilai budaya yang kuat. Dahulu, kue ini hanya disuguhkan pada berbagai upacara adat, seperti pesta pernikahan dan acara syukuran. Masyarakat Toraja meyakini kandungan gula aren pada Deppa Tori dapat memberikan energi bagi mereka yang mengikuti rangkaian kegiatan adat yang berlangsung cukup lama.
| Baca juga: Cara Membuat Kue Muso Khas Jambi |
Seiring perkembangan zaman, Deppa Tori tidak lagi hanya hadir pada acara adat. Kue tradisional ini kini mudah ditemukan di berbagai sentra kuliner Toraja dan menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.
Di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, kue ini juga dikenal dengan nama yang berbeda. Masyarakat Enrekang dan Palopo menyebutnya te'tekan, sedangkan di wilayah Bugis dikenal dengan nama cucuru'. Meski memiliki penyebutan yang berbeda, bahan dasar dan cara pembuatannya relatif sama.
Beberapa pembuat Deppa Tori juga menambahkan jahe ke dalam adonan untuk memberikan aroma yang lebih harum sekaligus menghadirkan sensasi hangat, terutama karena Toraja merupakan daerah pegunungan dengan udara yang sejuk. Dikutip dari Cookpad berikut cara membuatnya:
Bahan-Bahan
- 6 gelas beras
- 2 gelas beras ketan
- 1,5 kilogram gula aren
- 200 mililiter air
- Wijen secukupnya untuk taburan
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat
- Cuci bersih beras dan beras ketan, kemudian rendam selama beberapa jam hingga lunak. Tiriskan, lalu haluskan hingga menjadi tepung.
- Masak gula aren bersama 200 mililiter air hingga larut dan tidak lagi menggumpal. Setelah itu, saring agar larutan gula bersih dari kotoran.
- Tuangkan larutan gula aren ke dalam tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil.
- Ambil secukupnya adonan, lalu bentuk pipih sesuai selera menggunakan piring plastik atau cetakan yang telah diolesi sedikit minyak agar adonan tidak lengket.
- Taburkan wijen di atas permukaan adonan sebagai penambah aroma dan cita rasa.
- Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup, kemudian goreng adonan dengan api sedang hingga berwarna kecokelatan dan matang merata.
- Angkat, tiriskan, lalu sajikan Deppa Tori selagi hangat.
Deppa Tori menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia tidak hanya kaya rasa, tetapi juga sarat akan nilai budaya. Perpaduan tepung beras, gula aren, dan wijen menghasilkan kudapan sederhana yang tetap digemari dari generasi ke generasi. Menikmati Deppa Tori bukan sekadar mencicipi makanan, tetapi juga mengenal warisan budaya masyarakat Toraja yang patut dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....