Lamang Baluo, Kuliner Tradisional Minang dengan Isian Manis
- 09 Jun 2026 15:13 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Lamang Baluo merupakan salah satu kuliner tradisional khas Minangkabau yang memiliki cita rasa manis dan gurih. Makanan ini terbuat dari beras ketan yang dipadukan dengan isian kelapa parut dan gula aren.
Dalam bahasa Minang, lamang berarti ketan yang dimasak, sedangkan baluo merujuk pada isian kelapa parut dan gula aren yang menjadi ciri khas hidangan ini. Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, berbeda dengan lemang pada umumnya yang bercita rasa gurih dan sering disajikan bersama tapai, Lamang Baluo menawarkan sensasi rasa manis dari dalam. Rasa tersebut berasal dari campuran kelapa parut dan gula aren yang dimasak hingga meresap sempurna, menghasilkan tekstur lembut dengan cita rasa legit yang khas.
Selain menggunakan beras ketan atau pulut, Lamang Baluo juga diberi tambahan santan dan sedikit garam untuk menciptakan keseimbangan rasa. Perpaduan gurihnya ketan dan manisnya isian kelapa membuat kuliner tradisional ini tetap digemari hingga kini.
Proses pembuatannya masih mempertahankan cara tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Ketan dan isian dibungkus menggunakan daun pisang, kemudian dipanggang atau dibakar hingga matang. Proses tersebut menghasilkan aroma harum yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.
Bahan-bahan
- 250 gram beras ketan
- 100 mililiter air
- Kelapa muda parut secukupnya
- Gula merah atau gula aren secukupnya
- Garam secukupnya
- 2 lembar daun pandan
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
Cara Membuat
- Masak beras ketan dengan sedikit air hingga setengah matang.
- Siapkan isian dengan memasak gula merah, kelapa parut, dan sedikit garam menggunakan api kecil. Aduk hingga tercampur rata dan mengental.
- Tambahkan daun pandan ke dalam campuran isian agar aroma lebih harum.
- Bentangkan daun pisang, lalu ratakan ketan di atasnya.
- Letakkan isian kelapa dan gula aren di bagian tengah ketan.
- Gulung ketan hingga isian tertutup rapat dan berada di bagian tengah.
- Bungkus kembali menggunakan daun pisang hingga rapi.
- Panggang atau bakar hingga matang dan mengeluarkan aroma harum khas daun pisang.
Lamang Baluo paling nikmat disantap saat masih hangat sebagai teman minum teh atau kopi. Tekstur ketan yang lembut berpadu dengan manisnya isian kelapa gula aren menciptakan cita rasa yang khas dan sulit dilupakan.
Di tengah perkembangan zaman dan semakin beragamnya pilihan makanan modern, keberadaan Lamang Baluo perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda. Melestarikan kuliner tradisional bukan hanya menjaga resep warisan leluhur, tetapi juga mempertahankan identitas budaya yang menjadi bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....