Bubur Sengkolo Khas Jawa Timur, Makna Filosofis dan Resep Mudah

  • 22 Apr 2026 23:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Bubur sengkolo atau jenang sengkolo merupakan salah satu kuliner tradisional khas Jawa Timur yang kerap hadir dalam berbagai acara, seperti pernikahan, musim panen, hingga tasyakuran. Hidangan ini tidak sekadar makanan, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat Jawa.

Dalam primbon Jawa, istilah “sengkolo” merujuk pada hal-hal yang bersifat buruk, seperti kemalangan atau kesialan. Oleh karena itu, bubur sengkolo disajikan sebagai simbol penolak bala, dengan harapan dapat menghindarkan dari berbagai marabahaya.

Selain sarat makna, bubur sengkolo juga dikenal memiliki cita rasa yang khas. Perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurih dari santan menjadikan hidangan ini cocok disajikan sebagai menu keluarga.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya di rumah, dikutip dari cookpad berikut resep sederhana bubur sengkolo khas Jawa Timur:

Bahan-bahan :

  • 150 gram beras ketan
  • 100 gram beras
  • 700 ml air
  • 500 ml santan

Bahan larutan gula:

  • 125 gram gula merah
  • 125 ml air
  • 1/4 sendok teh garam

Cara membuat (±1 jam):

  1. Cuci bersih beras ketan, kemudian rendam selama satu jam.
  2. Masak beras ketan bersama air dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga mengental.
  3. Setelah setengah matang, tambahkan santan dan garam, lalu aduk hingga merata.
  4. Bagi bubur menjadi dua bagian. Satu bagian dicampur dengan larutan gula merah, sementara bagian lainnya dibiarkan berwarna putih. Aduk hingga teksturnya lembut dan gula larut sempurna.
  5. Sajikan dalam keadaan hangat.

Bubur sengkolo tidak hanya menjadi bagian dari tradisi, tetapi juga dapat dinikmati sebagai hidangan sehari-hari bersama keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....