Mengenal Asal Usul Brownies, Kue Cokelat Favorit Sepanjang Masa

  • 20 Mar 2026 11:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Brownies merupakan salah satu kue cokelat yang sangat populer di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Teksturnya yang khas padat, lembut, dan sedikit lembap menjadikannya berbeda dari kue pada umumnya. Di balik kelezatannya, brownies menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk ditelusuri.

Berbagai kisah berkembang mengenai asal-usulnya, mulai dari inovasi seorang koki hotel hingga cerita tentang “kegagalan” yang justru berbuah kesuksesan.

Di kutip dari laman wkipedia, sejarah brownies pertama kali dikenal publik pada tahun 1893 dalam sebuah pameran besar bertajuk Columbian Exposition di Chicago, Amerika Serikat. Dalam acara tersebut, seorang koki dari Hotel Palmer House menciptakan hidangan penutup atas permintaan pemilik hotel, Bertha Palmer.

Ia menginginkan kue yang praktis, mudah dimakan, dan dapat disajikan dalam potongan kecil bagi para tamu, khususnya perempuan yang hadir di pameran tersebut. Dari sinilah lahir kue cokelat padat yang kemudian dikenal sebagai brownies.

Namun demikian, asal mula brownies tidak dapat dipastikan secara tunggal. Salah satu cerita yang cukup populer menyebutkan bahwa brownies tercipta secara tidak sengaja. Seorang koki dikisahkan lupa menambahkan bahan pengembang ke dalam adonan kue bolu cokelat. Akibatnya, kue yang dihasilkan tidak mengembang sebagaimana mestinya. Alih-alih lembut dan berpori, kue tersebut menjadi padat, bantat, dan sedikit basah, ciri khas yang justru melekat pada brownies hingga kini.

Cerita lain mengisahkan seorang pengusaha kue muda yang hampir bangkrut. Dengan sisa modal terakhir, ia mencoba membuat kue cokelat berdasarkan resep yang dimilikinya. Ia bekerja sepanjang malam, namun hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

Kue tersebut tampak gagal dan jauh dari bentuk yang diinginkan. Keesokan paginya, tanpa mengetahui kegagalan tersebut, karyawannya tetap menjual kue itu kepada pelanggan. Tak disangka, kue tersebut justru disukai dan diminati banyak orang. Pesanan pun berdatangan, sehingga usaha sang pemuda terselamatkan. Kue yang awalnya dianggap gagal itu kemudian dikenal sebagai brownies.

Beragam kisah tersebut menunjukkan bahwa brownies tidak hanya lahir dari inovasi, tetapi juga dari ketidaksengajaan. Hal inilah yang membuat sejarah brownies semakin menarik dan penuh warna hingga dikenal luas seperti sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....