Resep Kue Bikang Cungkil Pandan Jajanan Tradisonal Asal jawa TImur
- 30 Mei 2026 09:36 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Kue bikang cungkil adalah kuliner asal Jawa Timur dan sudah lama memikat hati pecinta kuliner dengan teksturnya yang unik, wangi pandan dan rasa manis legit yang buat ketagihan. Kue bikang cungkil terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, tepung terigu, santan, gula pasir, telur, dan daun pandan.
Adonan yang lembut dituang ke dalam cetakan berbentuk mangkuk kecil, lalu dipanggang hingga mengembang. Bagi Anda yang penasaran dan ingin mencoba membuat kue cantik ini dari rumah.
Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan dan Langkah-langkah membuatnya yang kami kutip dari kanal youtube depor bunda:
Bahan Santan:
550 ml santan.
1 lembar daun pandan.
½ sdt garam.
Bahan Kering:
150 gramtepung terigu protein sedang.
150 gram tepung beras kemasan.
2 sdm tepung maizena (sebagai pengganti tapioka untuk hasil lebih renyah).
150 gram gula pasir.
Bahan Tambahan:
1 butir telur ukuran kecil, dikocok lepas.
Pewarna makanan: Merah rose, hijau apel, dan sedikit pewarna cokelat.
Pemutih makanan (opsional, agar warna lebih cerah).
Air garam (untuk mengoles cetakan agar anti lengket).
Langkah-Langkah Pembuatan
1. Mempersiapkan Santan dan Topping "Areh"
Masak santan bersama daun pandan dan garam hingga benar-benar mendidih sambil terus diaduk agar tidak pecah. Setelah mendidih, ambil bagian endapan santan yang kental di bagian atas secukupnya untuk dijadikan santan areh sebagai topping. Tambahkan sejumput garam ke santan areh tersebut dan sisihkan.
2. Mengolah Adonan Utama
Campurkan semua bahan kering dalam satu wadah. Masukkan santan yang sudah dimasak tadi secara bertahap ke dalam bahan kering. Kunci utama agar kue berserat adalah dengan mengaduk adonan menggunakan centong nasi sambil "ditepok-tepok" selama sekitar 7 menit hingga teksturnya benar-benar licin dan halus. Setelah halus, masukkan sisa santan dan telur yang sudah dikocok, lalu aduk hingga rata. Adonan yang berhasil akan memunculkan gelembung-gelembung kecil yang nantinya menjadi serat kue.
3. Pemberian Warna
Bagi adonan menjadi tiga bagian:
Adonan Putih: Porsi paling banyak sebagai dasar (bisa ditambah pemutih makanan agar lebih kinclong).
Adonan Hijau: Campurkan pewarna hijau apel dengan dua tetes warna cokelat agar terlihat lebih alami.
Adonan Merah: Gunakan pewarna merah rose untuk hasil warna pink cerah.
4. Proses Memasak yang Benar
Gunakan api sedang cenderung kecil. Olesi cetakan dengan air garam; jika uapnya sudah banyak dan air garam berputar seperti di atas daun talas, tandanya cetakan sudah cukup panas.
Tuangkan adonan dasar (putih) hingga hampir memenuhi cetakan, lalu tambahkan adonan pink dan hijau di atasnya. Pastikan terdengar bunyi desis saat adonan dituang, karena cetakan yang kurang panas akan menyebabkan kue gagal berserat.
5. Teknik "Cungkil"
Saat adonan mulai matang dan berpori, tambahkan 1 sendok makan santan areh di bagian atasnya agar lebih gurih. Setelah benar-benar matang (sekitar 3 menit), matikan kompor. Cara mengeluarkan kue adalah dengan mencungkil dari satu sisi pinggir saja lalu mengangkatnya ke atas. Teknik ini sangat mudah dilakukan jika cetakan sudah panas dan diolesi air garam dengan benar.
Dengan resep ini, satu takaran dapat menghasilkan sekitar 11 buah kue bikang yang cantik, manis, dan gurih. Selamat mencoba!!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....