Mengenal Nomophobia dan Pemicunya

  • 17 Sep 2026 14:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Di era digital ponsel telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap aktivitas,mulai dari berkomunikasi, bekerja, belajar hingga mencari hiburan bisa dilakukan melalui alat tersebut.

Namun ketergantungan yang berlebihan terhadap ponsel dapat menimbulkan masalah, salah satunya adalah nomophobia yaitu rasa takut atau cemas secara berlebihan saat seseorang berada jauh dari ponselnya.

Menurut Alodokter, kondisi ini umumnya berkaitan dengan kecanduan ponsel dan dapat membuat seseorang terus-menerus merasa khawatir dan takut ketika tidak dapat menggunakan atau mengecek ponselnya.

Penyebab nomophobia belum dapat dipastikan. Namun kondisi ini diduga berkaitan dengan kebiasaan untuk terus memantau pekerjaan atau aktivitas melalui ponsel. Selain itu, FOMO (fear of missing out) juga dapat menjadi salah satu faktor yaitu rasa khawatir tertinggal informasi, berita atau berbagai hal yang sedang terjadi.

Nomophobia juga dapat dipicu oleh rasa takut merasa sendirian atau kehilangan hubungan dengan orang lain ketika tidak dapat berkomunikasi melalui ponsel. Pengalaman kehilangan ponsel yang sebelumnya menimbulkan tekanan atau trauma juga berpotensi memicu kondisi ini. Seseorang dapat menjadi lebih cemas karena khawatir kejadian kehilangan ponsel tersebut kembali terjadi.

Orang yang mengalami nomophobia biasanya akan kesulitan mengatasi atau mengelola rasa takut dan panik yang dialaminya. Untuk menghindari hal tersebut orang dengan fobia ini akan melakukan segala cara agar ponsel tetap dekat, sehingga bisa mengambil dan mengeceknya dengan mudah.

Selain itu ciri-ciri perilaku yang menggambarkan nomophobia bisa meliputi:

1. Menggenggam ponsel di mana pun,misalnya saat di toilet atau bahkan di jalanan yang ramai

2. Memeriksa ponsel terus-menerus,bahkan beberapa kali dalam 1 jam untuk memastikan bahwa ponsel berfungsi dan tidak melewatkan notifikasi dari ponsel

3. Melanggar aturan demi memainkan ponsel,seperti bermain ponsel dalam pesawat ataupun saat menjalankan tugas penting.

4. Melewatkan aktivitas atau acara yang direncanakan agar bisa menghabiskan waktu dengan ponsel

Sering menggunakan ponsel atau khawatir akan keberadaan ponsel sebenarnya bukan berarti Anda mengalami nomophobia. Hal ini masih termasuk wajar apabila Anda hanya memakai ponsel sesekali untuk kebutuhan penting.

Namun,menurut Alodokter bila gejala nomophobia yang Anda alami telah berlangsung selama 6 bulan atau lebih, terlebih jika penggunaan ponsel telah menghabiskan banyak waktu dan menghambat aktivitas sehari-hari,segeralah kurangi atau konsultasikan ke psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat, salah satunya dengan psikoterapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....