Capaian Imunisasi Bengkalis Masih di Bawah Target
- 31 Agt 2026 19:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis: Pemerintah Kabupaten Bengkalis memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat capaian imunisasi bayi dan anak, menyusul cakupan imunisasi yang hingga pertengahan 2026 masih berada di bawah target.
Berdasarkan data per 15 Juli 2026, capaian Imunisasi Bayi Lengkap (IBL) di Kabupaten Bengkalis tercatat 30,8 persen. Sementara Imunisasi Baduta Lengkap baru mencapai 28,9 persen. Angka tersebut masih berada di bawah target 40,2 persen.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis karena imunisasi merupakan salah satu upaya penting untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, sekaligus melindungi bayi dan anak dari risiko kesakitan, kecacatan hingga kematian.
| Baca juga: Cara Alami Mengobati Sakit Pinggang |
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra TH, mengatakan percepatan capaian imunisasi tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar cakupan imunisasi dapat meningkat dan tidak ada anak yang terlewat.
Hal tersebut disampaikan Ersan saat mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tingkat Daerah 38 Provinsi dalam rangka Percepatan Capaian Imunisasi Tahun 2026 yang digelar secara daring, Senin 31 Agustus 2026.
“Imunisasi merupakan investasi penting untuk melindungi generasi masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap dan tepat waktu,” ujar Ersan.
Menurut Ersan, penguatan edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Informasi mengenai manfaat imunisasi perlu disampaikan secara luas agar masyarakat memahami pentingnya pemberian imunisasi sesuai jadwal.
Selain itu, akses pelayanan juga perlu diperhatikan. Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan, sektor pendidikan, organisasi kemasyarakatan, media, dan masyarakat diminta mengambil peran sesuai kewenangan masing-masing.
Ersan menegaskan, koordinasi lintas sektor harus diikuti dengan aksi nyata di lapangan. Pendataan sasaran, penguatan pelayanan, edukasi, hingga mobilisasi sumber daya perlu dilakukan secara bersama untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
| Baca juga: Khasiat Daun Sirih untuk Gigi Kuat |
“Kita harus bergerak bersama dan melakukan langkah-langkah nyata. Jangan sampai ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi. Dengan kolaborasi yang kuat, cakupan imunisasi dapat kita tingkatkan secara tinggi, merata, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah mendorong penguatan advokasi dan koordinasi antarsektor, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan cakupan imunisasi rutin, khususnya bagi bayi dan anak bawah dua tahun.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menilai peningkatan cakupan imunisasi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target program kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan sejak dini bagi tumbuh kembang anak dan menyiapkan generasi yang sehat serta berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Hermanto, serta Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis Adi Sutrisno.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....