Cuaca Panas, tetapi Badan Terasa Dingin, Kenali Penyebabnya

  • 26 Agt 2026 14:38 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pernah merasakan cuaca di luar begitu panas, tetapi tubuh justru terasa dingin, merinding, atau bahkan menggigil? Kondisi ini mungkin terasa aneh, karena seharusnya tubuh merasa kepanasan. Namun, sensasi dingin ketika lingkungan sedang panas dapat terjadi karena berbagai kondisi di dalam tubuh.

Dikutip dari Halodoc, salah satu penyebabnya adalah tubuh sedang mengalami perubahan dalam pengaturan suhu. Ketika tubuh kehilangan banyak cairan dan garam akibat berkeringat, misalnya saat beraktivitas di tengah cuaca panas, seseorang dapat mengalami kelelahan akibat panas atau heat exhaustion. Kondisi ini dapat disertai lemas, pusing, mual, haus, banyak berkeringat, peningkatan suhu tubuh, dan berkurangnya produksi urine.

Cuaca panas membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat untuk menurunkan suhu. Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, tubuh dapat mengalami dehidrasi.

Pada kondisi tersebut, seseorang mungkin merasa lemah, pusing, sangat haus, atau tidak nyaman dengan perubahan suhu. Karena itu, rasa dingin yang muncul ketika cuaca panas perlu diperhatikan, terutama jika disertai keluhan lain.

Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk minum. Ketika beraktivitas dalam kondisi panas, pastikan asupan cairan tercukupi dan beristirahat di tempat yang sejuk.

Penyebab lain yang cukup umum adalah demam akibat infeksi. Ketika tubuh sedang melawan infeksi, pengaturan suhu tubuh dapat berubah. Seseorang bisa merasa kedinginan atau menggigil meskipun suhu lingkungan sebenarnya panas.

Karena itu, jika tubuh terasa dingin secara tidak biasa, sebaiknya periksa suhu tubuh menggunakan termometer. Rasa dingin yang disertai demam, sakit kepala, nyeri otot, batuk, sakit tenggorokan, atau keluhan lainnya dapat menjadi tanda adanya penyakit tertentu.

Rasa dingin saat cuaca panas perlu mendapatkan perhatian lebih apabila disertai pusing berat, kebingungan, lemas ekstrem, muntah, sulit bernapas, pingsan, atau kondisi tubuh yang semakin memburuk.

Pada kondisi terkait panas, CDC menjelaskan bahwa penyakit akibat panas dapat berkembang dari kelelahan akibat panas menjadi kondisi yang lebih serius. Jika seseorang mengalami tanda-tanda gangguan berat setelah terpapar panas, pertolongan medis perlu segera diberikan.

Hal yang juga perlu diperhatikan adalah munculnya keringat yang sangat banyak atau justru penurunan produksi keringat, terutama bila disertai perubahan kesadaran. Kondisi seperti itu tidak boleh dianggap sebagai masuk angin biasa.

Badan terasa dingin saat cuaca panas memiliki banyak kemungkinan penyebab. Bisa berkaitan dengan respons tubuh terhadap panas, kekurangan cairan, kelelahan, atau demam akibat infeksi. Karena penyebabnya tidak selalu sama, penting melihat gejala lain yang menyertainya.

Jika keluhan hanya berlangsung sebentar setelah berada di ruangan ber-AC atau setelah tubuh berkeringat, biasanya tidak perlu panik. Namun, apabila sensasi dingin berulang, berlangsung lama, atau disertai demam dan gejala lain, sebaiknya periksakan kondisi ke tenaga kesehatan.

Jadi, cuaca panas tetapi badan terasa dingin bukan sesuatu yang sebaiknya langsung diabaikan. Dengarkan sinyal tubuh, cukupkan cairan, beristirahat di tempat sejuk, dan segera mencari pertolongan apabila muncul gejala yang berat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....