Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Mengetahui Kondisi Tubuh
- 25 Agt 2026 00:38 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Memiliki berat badan yang sehat bukan hanya soal penampilan. Berat badan yang terlalu rendah maupun berlebihan dapat berkaitan dengan berbagai risiko kesehatan. Karena itu, penting untuk mengetahui apakah berat badan seseorang berada dalam kisaran yang sehat.
Menurut World Health Organization (WHO), Body Mass Index (BMI); Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Adult BMI Categories, salah satu cara sederhana yang banyak digunakan adalah menghitung Indeks Massa Tubuh atau IMT. Perhitungan ini menggunakan berat badan dan tinggi badan untuk memperkirakan kategori berat badan seseorang.
Cara Menghitung IMT, rumusnya cukup sederhana:
IMT = berat badan (kg) ÷ [tinggi badan (m) × tinggi badan (m)]
Sebagai contoh, seseorang memiliki berat badan 60 kilogram dan tinggi badan 1,65 meter.
Maka:
60 ÷ (1,65 × 1,65) = 22,04
Hasil tersebut kemudian dibandingkan dengan kategori IMT.
Untuk orang dewasa, kategori IMT yang umum digunakan adalah:
- Kurang berat badan: IMT di bawah 18,5
- Berat badan normal: IMT 18,5 sampai kurang dari 25
- Kelebihan berat badan: IMT 25 sampai kurang dari 30
- Obesitas: IMT 30 atau lebih
Namun, angka tersebut merupakan alat skrining, bukan diagnosis. IMT tidak secara langsung mengukur jumlah lemak tubuh. Seseorang yang memiliki massa otot tinggi, misalnya atlet, dapat memiliki IMT tinggi meskipun kadar lemak tubuhnya tidak berlebihan.
Lalu, Berapa Berat Badan yang Sehat? Untuk mengetahui kisaran berat badan berdasarkan IMT, seseorang dapat menggunakan batas bawah dan batas atas kategori normal.
Misalnya, orang dengan tinggi badan 1,65 meter:
- Batas bawah: 18,5 × 1,65² = sekitar 50,4 kg
- Batas atas: 25 × 1,65² = sekitar 68,1 kg
Jadi, berdasarkan kisaran IMT tersebut, berat badan sekitar 50–68 kilogram berada dalam rentang IMT normal untuk orang dewasa dengan tinggi 1,65 meter.
Tetapi, jangan menjadikan angka tersebut sebagai satu-satunya patokan. Kondisi kesehatan, usia, jenis kelamin, komposisi tubuh, lingkar pinggang, serta pola makan dan aktivitas fisik juga perlu diperhatikan.
Berat badan ideal setiap orang tidak selalu sama. Yang lebih penting adalah mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat dengan pola hidup seimbang.
Upayakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan.
Jika berat badan turun atau naik secara drastis tanpa sebab yang jelas, atau memiliki kesulitan dalam mencapai berat badan sehat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Jadi, menghitung IMT dapat menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi berat badan. Namun, kesehatan seseorang tidak bisa dinilai hanya dari angka pada timbangan.
Catatan: Perhitungan IMT di atas ditujukan untuk orang dewasa. Penilaian IMT pada anak dan remaja menggunakan metode berdasarkan usia dan jenis kelamin sehingga tidak menggunakan batas kategori dewasa secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....