Sulit Fokus dan Sering Lupa? Ini 3 Kebiasaan Sepele yang Merusak Otak Anda

  • 29 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pernahkah Anda berjalan ke dapur, lalu lupa ingin mengambil apa? Atau, apakah Anda merasa semakin sulit fokus membaca buku lebih dari lima menit? Anda tidak sendiri. Di era digital saat ini, otak kita terus-menerus dibombardir oleh informasi.

Sayangnya, tanpa disadari, beberapa kebiasaan harian yang dianggap sepele justru sedang menurunkan fungsi kognitif otak Anda secara perlahan. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa memicu kabut otak (brain fog) hingga penuaan dini pada sistem saraf. Dikutip dari AI Google. Mari kita bahas tiga kebiasaan utama tersebut dan bagaimana cara memperbaikinya.

1. Doomscrolling di Tempat Tidur

Banyak dari kita yang membuka media sosial segera setelah bangun tidur atau sesaat sebelum memejamkan mata. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah doomscrolling.
  • Dampaknya: Paparan cahaya biru (blue light) dari layar gawai merusak produksi melatonin, yaitu hormon yang mengatur tidur. Akibatnya, kualitas tidur menurun drastis.

  • Kerusakan Otak: Kurang tidur yang berkualitas mencegah otak melakukan proses "pembersihan diri" dari racun-racun sisa metabolisme yang menumpuk sepanjang hari.

2. Kebiasaan Multitasking yang Berlebihan

Membalas pesan sambil bekerja dan mendengarkan podcast terdengar seperti produktivitas yang efisien. Namun, sains membuktikan hal sebaliknya.
  • Dampaknya: Otak manusia tidak benar-benar bisa memproses dua tugas rumit secara bersamaan. Otak sebenarnya hanya berpindah fokus dengan sangat cepat (task-switching).

  • Kerusakan Otak: Proses perpindahan yang konstan ini meningkatkan hormon stres kortisol. Hal ini dapat mengecilkan bagian prefrontal cortex, wilayah otak yang bertanggung jawab atas fokus dan pengambilan keputusan.

3. Kurang Minum Air Putih (Dehidrasi Ringan)

Anda mungkin baru minum saat merasa sangat haus. Padahal, rasa haus adalah tanda bahwa tubuh Anda sudah mengalami dehidrasi ringan.
  • Dampaknya: Sekitar 73% bagian dari otak manusia terdiri dari air. Penurunan kadar air sedikit saja akan langsung memengaruhi kinerjanya.

  • Kerusakan Otak: Dehidrasi ringan terbukti secara ilmiah menurunkan konsentrasi, memperburuk suasana hati (mood), dan memicu sakit kepala serta gangguan memori jangka pendek.

Kabar baiknya, otak manusia memiliki kemampuan neuroplastisitas, yaitu kemampuan untuk memperbaiki dan menstruktur ulang dirinya sendiri. Anda bisa memulainya dengan tiga langkah sederhana berikut:
  • Aturan 30 Menit: Jangan sentuh ponsel Anda 30 menit setelah bangun tidur dan 30 menit sebelum tidur.

  • Satu Waktu, Satu Tugas: Latih diri Anda untuk menyelesaikan satu pekerjaan sebelum berpindah ke pekerjaan lain tanpa interupsi.

  • Hidrasi Konstan: Sediakan botol minum di meja kerja Anda dan minumlah secara berkala, tanpa menunggu rasa haus datang.

Kesehatan otak Anda hari ini menentukan ketajaman berpikir Anda di masa depan. Langkah kecil apa yang akan Anda mulai lakukan hari ini?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....