Sering Berdiri saat Hamil, Tips Aman untuk Mengurangi Risikonya
- 13 Jun 2026 20:45 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kehamilan tidak selalu membuat seorang wanita bisa beristirahat sepanjang waktu. Banyak ibu hamil yang tetap aktif bekerja, mengurus rumah tangga, atau menjalani berbagai aktivitas yang mengharuskan mereka berdiri dalam waktu lama.
Meski terlihat sepele, kebiasaan berdiri terlalu lama saat hamil dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti nyeri punggung, pegal pada kaki, pembengkakan, hingga rasa lelah yang berlebihan. Perubahan fisik selama kehamilan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menopang pertumbuhan janin. Karena itu, ibu hamil perlu lebih memperhatikan durasi dan pola aktivitas sehari-hari agar kesehatan diri dan janin tetap terjaga.
Dengan menerapkan beberapa langkah sederhana, risiko akibat berdiri terlalu lama dapat diminimalkan sehingga ibu hamil tetap nyaman dan aman menjalani aktivitas. Berikut tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko berdiri terlalu lama saat hamil dikutip laman Alo dokter Kemenkes RI.
- Letakkan satu kaki di atas pijakan bila Bumil harus berdiri terlalu lama. Ganti setiap sisi kaki secara berkala.
- Gerakkan kaki Bumil secara berkala, misalnya meregangkan kaki, jalan di tempat, atau berjalan-jalan.
- Duduklah sesekali dan hindari menyilangkan salah satu kaki di atas yang lain.
- Kenakan sepatu yang nyaman dan berhak rendah.
- Gunakan kaos kaki kompresi (compression stockings) agar sirkulasi darah di kaki tetap lancar dan mencegah bengkak.
- Kenakan sabuk kehamilan untuk menyangga perut, meratakan beban dari perut, dan meringankan beban pada kaki Bumil.
- Minum air setidaknya 8 gelas per hari.
Berdiri terlalu lama saat hamil memang tidak selalu dapat dihindari, terutama bagi ibu yang masih aktif bekerja atau menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Yang terpenting, ibu hamil perlu mendengarkan sinyal dari tubuh dan tidak memaksakan diri saat merasa lelah atau tidak nyaman.
Jika muncul keluhan yang mengganggu, seperti nyeri hebat, pembengkakan berlebihan, atau pusing, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat, ibu hamil dapat tetap sehat, nyaman, dan menjalani kehamilan dengan lebih optimal hingga waktu persalinan tiba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....