Cara Membersihkan Telinga yang Benar
- 23 Mei 2026 20:15 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Cara membersihkan telinga yang benar adalah dengan hanya membersihkan area daun telinga bagian luar menggunakan kain waslap lembap, karena saluran dalam telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri.
Pada dasarnya, kotoran telinga (serumen) akan bergeser keluar dengan sendirinya berkat dorongan mekanis rahang saat kita mengunyah, berbicara, atau menguap. Oleh karena itu, memasukkan benda asing ke dalam lubang telinga justru sangat dilarang di kutip dari Alodokter. Berikut adalah panduan membersihkan telinga dengan aman dan tepat berdasarkan rekomendasi medis:
1. Bersihkan Bagian Luar Saja
Gunakan kain waslap, kasa steril, atau tisu yang telah dibasahi dengan air hangat.
Usap area daun telinga dan lipatan-lipatan di belakang kuping secara perlahan.
Keringkan sisa air dengan handuk lembut setelah selesai.
2. Gunakan Obat Tetes Telinga untuk Kotoran yang Keras
Jika Anda merasa kotoran di dalam liang telinga mulai menumpuk atau mengeras, jangan dikorek. Anda bisa menggunakan cairan pelunak serumen yang dijual bebas di apotek:
Pilih obat tetes yang mengandung minyak mineral, gliserin, atau hidrogen peroksida. Anda juga bisa memanfaatkan minyak zaitun atau baby oil.
Miringkan kepala dan teteskan 2–3 tetes cairan ke dalam lubang telinga.
Diamkan posisi kepala selama 5 menit agar cairan meresap dan melunakkan kotoran.
Tegakkan kembali kepala agar kotoran yang melunak bisa mengalir keluar sendiri, lalu seka area luar telinga.
3. Kunjungi Dokter Spesialis THT jika Tersumbat
Jika kotoran telinga sudah menggumpal dan menyumbat saluran (serumen prop), segera kunjungi dokter spesialis THT. Dokter memiliki alat medis khusus yang aman,
Irigasi Telinga: Menyemprotkan aliran air hangat steril atau cairan saline bertekanan khusus untuk mengeluarkan kotoran.
Ekstraksi Manual: Menggunakan sendok serumen (kuret), pengait, atau alat penyedot (suction) medis.
Kebiasaan yang Harus Dihindari
Menggunakan Cotton Bud: Memasukkan cotton bud justru akan mendorong kotoran masuk lebih dalam, memadat, bahkan berisiko merobek gendang telinga.
Metode Ear Candle: Terapi lilin telinga tidak terbukti efektif secara medis dan sangat berbahaya karena berisiko memicu luka bakar serta endapan abu lilin di dalam telinga.
Mengorek dengan Benda Tajam: Hindari pemakaian jepit rambut, kuku, atau peniti yang bisa memicu luka, pendarahan, dan infeksi bakteri.
Jika Anda mengalami gejala tersumbat seperti telinga berdenging, penurunan pendengaran, atau rasa nyeri, disarankan untuk tidak menanganganinya sendiri di rumah dan langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....