Manfaat Kulit Apel tanpa Khawatir Resikonya

  • 17 Apr 2026 09:53 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kulit apel sering dianggap limbah dan langsung dibuang saat makan. Padahal bagian terluar buah ini justru menyimpan segudang manfaat untuk tubuh.

Mengutip laman Kementerian Kesehatan RI, dibanding daging buahnya, kulit apel punya kandungan serat, vitamin, dan antioksidan yang lebih tinggi. Manfaatnya antara lain:

  1. kulit apel adalah sumber serat yang sangat baik. Mengupas kulit apel bisa memangkas kandungan seratnya hampir separuh, dari 5,4 gram menjadi hanya 2,8 gram. Serat ini penting untuk menjaga kelancaran pencernaan, mencegah sembelit, dan memberi makan bakteri baik di usus. Kementerian Kesehatan RI juga menekankan bahwa serat berperan penting dalam menjaga fungsi saluran pencernaan.

  2. Kulit apel kaya antioksidan. Bahkan, kandungan antioksidan pada kulit apel jauh lebih banyak daripada daging buahnya. Antioksidan bekerja melindungi sel tubuh dari radikal bebas dan peradangan. Penelitian menunjukkan konsumsi bubuk kulit apel rutin selama 2-12 minggu bisa memperbaiki gerak sendi yang terbatas menjadi lebih baik karena efek antioksidannya.

  3. Vitamin C pada apel yang tidak dikupas lebih tinggi. Apel utuh mengandung sekitar 10,3 mg vitamin C, sedangkan yang sudah dikupas hanya 8,6 mg. Vitamin C penting untuk daya tahan tubuh, melawan radikal bebas penyebab penuaan dini, dan membantu produksi kolagen agar kulit tetap kencang dan elastis.

  4. Kandungan potasium dan vitamin A juga lebih banyak pada apel berkulit. Potasium pada apel utuh 239 mg vs 194 mg pada apel kupas. Zat ini vital untuk menjaga kesehatan jantung, otot, dan sistem saraf. Sementara vitamin A pada apel berkulit 120 IU vs 82 IU pada apel kupas, baik untuk mata, kulit, tulang, dan organ tubuh lain.

  5. Kulit apel mengandung asam malat dan pektin. Asam malat bersifat eksfoliasi ringan yang membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih cerah. Pektin adalah serat larut yang bisa melembapkan kulit dan mengurangi peradangan. Kombinasi keduanya bikin kulit lebih sehat dari dalam.
  6. Untuk kesehatan kulit secara umum, Kemenkes menyebut apel sebagai salah satu buah sumber antioksidan. Antioksidan dari sayur dan buah seperti apel berfungsi melindungi, mencegah, dan memperbaiki sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, polusi, dan sinar ultraviolet.

  7. Apel dan kulitnya membantu menjaga hidrasi. Selain air putih, buah seperti apel yang banyak mengandung air bisa membantu menjaga status hidrasi tubuh. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan lebih sehat, kenyal, dan glowing. Itu sebabnya Kemenkes memasukkan apel sebagai contoh buah yang bisa dipilih untuk tambahan antioksidan sekaligus hidrasi.

  8. Konsumsi kulit apel juga berpotensi mendukung pencegahan penyakit kronis. Serat, vitamin A, vitamin C, folat, dan kalium yang ada di buah-buahan berperan menjaga tekanan darah, fungsi saraf, kesehatan mata, kulit, dan sistem imun. WHO bahkan menganjurkan minimal 150 gram buah per hari, setara satu buah apel, untuk menurunkan risiko kematian akibat kurang buah dan sayur.


  9. Agar aman dikonsumsi, cuci apel dengan benar. Kekhawatiran soal lilin dan pestisida bisa diatasi dengan merendam apel 15 menit dalam larutan 1 sdm baking soda + 100 cc air, lalu bilas air mengalir sambil digosok spons. Lapisan lilin pada apel umumnya dari bahan organik yang aman, bukan parafin industri. Jadi, kamu tetap bisa dapat manfaat kulit apel tanpa khawatir resikonya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....