Temu Ireng, Potensi Manfaat Herbal Bagi Kesehatan

  • 10 Apr 2026 20:00 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Meski namanya belum begitu populer di masyarakat, temu ireng diketahui memiliki beragam potensi manfaat bagi kesehatan. Tanaman herbal ini telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia.

Temu ireng merupakan salah satu jenis tanaman temu-temuan dengan rimpang berwarna putih kebiruan. Tanaman ini memiliki rasa pahit dan aroma yang menyerupai jahe. Selain digunakan sebagai bahan obat tradisional, temu ireng juga kerap dimanfaatkan sebagai penambah rasa sekaligus pewarna alami pada makanan.

Secara kandungan, temu ireng mengandung berbagai nutrisi, seperti karbohidrat, protein, dan serat. Tanaman ini juga kaya senyawa bioaktif, di antaranya flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan polifenol yang dikenal memiliki sifat antioksidan.

Sejumlah penelitian laboratorium dan pra-klinis menunjukkan bahwa temu ireng memiliki potensi efek antimikroba, antiradang, antiasma, hingga antikanker. Namun, manfaat tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian pada manusia.

Dikutip dari alodokter, Berikut beberapa manfaat temu ireng yang banyak dibahas dalam penelitian dan pengobatan tradisional:

1. Berpotensi membantu mengatasi kebotakan

Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak temu ireng yang dioleskan pada kulit kepala dapat merangsang pertumbuhan rambut, khususnya pada kasus alopecia androgenik. Namun, penelitian lain menemukan efek berbeda ketika temu ireng digunakan dalam produk tertentu, sehingga masih diperlukan kajian lanjutan untuk memastikan mekanisme dan keamanannya.

2. Berpotensi meredakan asma

Berdasarkan penelitian pada hewan, temu ireng memiliki efek spasmolitik yang dapat membantu merelaksasi otot polos pada saluran pernapasan. Efek ini dinilai berpotensi membantu meredakan gejala asma, meski efektivitasnya pada manusia belum dapat dipastikan.

3. Membantu mencegah infeksi kulit

Minyak esensial dari temu ireng diketahui memiliki aktivitas antibakteri, termasuk terhadap bakteri Staphylococcus aureus yang kerap menyebabkan infeksi kulit. Meski demikian, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara hati-hati.

4. Berpotensi meredakan peradangan usus

Kandungan antioksidan dalam temu ireng diduga memiliki efek antiradang yang dapat membantu meredakan peradangan pada usus. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri perut, diare kronis, dan perut kembung. Namun, manfaat ini masih memerlukan bukti klinis yang lebih kuat.

Untuk memperoleh manfaatnya, temu ireng tersedia dalam bentuk ekstrak maupun minyak esensial, termasuk sebagai suplemen herbal. Meski demikian, hingga kini informasi mengenai dosis aman, efektivitas, serta efek samping temu ireng masih terbatas.

Oleh karena itu, temu ireng tidak dianjurkan digunakan sebagai satu-satunya pengobatan untuk kondisi medis tertentu. Masyarakat disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi atau menggunakan produk berbahan temu ireng, terutama bagi penderita penyakit tertentu, ibu hamil, dan menyusui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....