Mahasiswa KKM Teluk Papal Gelar Pelatihan Mengolah Ikan dan Pemasaran Digital
- 28 Agt 2026 19:41 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis menggelar pelatihan bertema “Pengolahan Hasil Perikanan dan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Pemasaran” di Dusun Teluk Pesisir, Desa Teluk Papal, Kecamatan Bengkalis, Jumat 28 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 20 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM setempat. Pelatihan digelar sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk masyarakat melalui pemanfaatan platform digital.
Abdul Gani, salah satu peserta pelatihan, mengatakan Dusun Teluk Pesisir memiliki potensi besar di sektor perikanan. Namun, selama ini sebagian besar hasil laut masih dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif fluktuatif. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan keterampilan mengolah ikan menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi, di antaranya bakso ikan dan bakso ikan dumpling.
“Selama ini ikan kami jual langsung ke pengepul. Setelah pelatihan ini kami jadi tahu cara buat bakso ikan yang modalnya kecil tapi untungnya besar,” ujar Abdul Gani.
Jefri Rico Silalahi, Ketua Tim KKM, menjelaskan, selain memberikan keterampilan pengolahan hasil perikanan, Tim KKM juga membekali peserta dengan pengetahuan mengenai strategi pemasaran digital. Peserta diajarkan cara membuat konten promosi yang menarik serta memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp Status, Facebook, dan TikTok untuk memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM.
“Kami ingin ibu-ibu di sini tidak hanya jago masak, tapi juga jago jualan online. Dengan HP saja, produk Teluk Pesisir bisa dikenal sampai luar daerah. Hasil olahan tersebut selanjutnya dicicipi bersama. Praktik langsung ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada peserta sekaligus membuka wawasan mengenai peluang pengembangan usaha berbasis potensi perikanan lokal. Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan pembentukan grup WhatsApp “UMKM Teluk Pesisir” yang menjadi wadah komunikasi dan pendampingan lanjutan antara Tim KKM dengan pelaku UMKM setempat,” kata Jefri Rico Silalahi, Ketua Tim KKM.
Pada sesi praktik, peserta terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan pembuatan bakso ikan, mulai dari pengolahan bahan, pembentukan produk, hingga proses pengemasan. Produk yang dihasilkan kemudian diberi label “BAKSO IKAN TELUK PESISIR” sebagai identitas produk lokal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap masyarakat Dusun Teluk Pesisir dapat semakin mandiri dalam mengolah hasil perikanan serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Dengan demikian, potensi ekonomi masyarakat pesisir dapat berkembang dan produk lokal Teluk Pesisir memiliki daya saing yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....