Cara Mengetahui Gas Bocor di Rumah: Kenali Tandanya sebelum Terjadi Bahaya
- 31 Jul 2026 09:43 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kebocoran gas LPG merupakan salah satu penyebab utama kebakaran dan ledakan di rumah tangga. Meski tabung LPG telah dirancang dengan standar keamanan, kebocoran tetap dapat terjadi akibat pemasangan regulator yang kurang tepat, selang yang sudah aus, atau kerusakan pada katup tabung.
Oleh karena itu, setiap pengguna perlu mengetahui tanda-tanda kebocoran gas agar dapat mengambil tindakan cepat sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar. Dikutip dari panduan penggunaan LPG rumah tangga PT Pertamina Patra Niaga berikut tanda tanda yang dapat dikenali:
1. Tercium Bau Menyengat
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah munculnya bau menyengat seperti belerang atau telur busuk. Sebenarnya, gas LPG tidak memiliki bau alami. Bau tersebut berasal dari zat tambahan (odorant) berupa etil merkaptan yang sengaja dicampurkan agar kebocoran dapat dideteksi dengan mudah. Jika mencium bau tersebut, jangan menganggapnya sepele meskipun baunya hanya samar.
2. Terdengar Suara Desisan
Gas yang keluar dari celah kecil pada regulator, katup, atau selang biasanya menghasilkan suara desisan. Suara ini dapat terdengar terutama ketika kondisi rumah sedang sepi.
3. Muncul Gelembung Saat Diuji dengan Air Sabun
Cara sederhana untuk memastikan adanya kebocoran adalah dengan mengoleskan atau menyemprotkan air sabun pada sambungan regulator, katup tabung, dan selang. Jika muncul gelembung yang terus membesar, berarti terdapat kebocoran gas pada bagian tersebut.
| Baca juga: Cara Membentuk Anak Berpikir Kritis |
4. Api Kompor Tidak Stabil
Api kompor yang tiba-tiba mengecil, berubah warna menjadi kuning atau oranye, serta tidak stabil dapat menjadi indikasi adanya masalah pada aliran gas. Meskipun tidak selalu disebabkan oleh kebocoran, kondisi ini perlu segera diperiksa.
5. Selang atau Regulator Terlihat Rusak
Periksa kondisi fisik selang dan regulator secara berkala. Retak, mengeras, sobek, longgar, atau berkarat dapat meningkatkan risiko kebocoran.
| Baca juga: Cara Membasmi Tikus di Rumah dengan Efektif |
Apabila mencurigai adanya kebocoran gas, segera lakukan langkah-langkah berikut:
- Tutup katup tabung LPG.
- Matikan kompor apabila masih menyala.
- Buka seluruh pintu dan jendela agar gas cepat keluar dari ruangan.
- Lepaskan regulator dengan hati-hati jika aman dilakukan.
- Pindahkan tabung ke area terbuka yang memiliki sirkulasi udara baik.
- Hubungi agen LPG atau teknisi resmi apabila kebocoran tidak dapat diatasi.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan
Saat terjadi kebocoran gas, hindari tindakan berikut karena dapat memicu ledakan:
- Menyalakan korek api atau lilin.
- Merokok di sekitar lokasi kebocoran.
- Menyalakan atau mematikan sakelar listrik.
- Mencabut atau memasang colokan listrik.
- Menghidupkan peralatan elektronik di dekat sumber kebocoran.
Percikan listrik sekecil apa pun dapat memicu kebakaran apabila konsentrasi gas di udara cukup tinggi.
Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk mengurangi risiko kecelakaan. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Gunakan regulator dan selang yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
- Ganti selang yang sudah getas atau berumur lebih dari dua tahun, atau sesuai rekomendasi produsen.
- Pastikan regulator terpasang rapat dan terkunci.
- Periksa sambungan menggunakan air sabun setiap kali mengganti tabung.
- Letakkan tabung LPG di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari sumber panas.
- Jangan menempatkan tabung di ruang yang tertutup rapat.
Pemeriksaan rutin terhadap tabung, regulator, dan selang hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi dapat mencegah kerugian besar akibat kebakaran maupun ledakan. Jika menemukan kerusakan pada komponen LPG, segera ganti dengan produk yang berkualitas dan hindari menggunakan peralatan yang sudah tidak layak pakai.
Dengan mengenali tanda-tanda kebocoran gas sejak dini serta memahami langkah penanganan yang benar, masyarakat dapat meningkatkan keselamatan di rumah dan meminimalkan risiko kecelakaan yang disebabkan oleh kebocoran LPG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....