Kemenhaj Bantuan Kemanusiaan kepada Jemaah Haji Aceh Terdampak Banjir

  • 30 Jun 2026 14:17 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Aceh - Kepulangan dari Tanah Suci menjadi momen yang semakin bermakna bagi sejumlah jemaah haji asal Aceh yang sebelumnya terdampak musibah banjir. Melalui kolaborasi Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation, bantuan kemanusiaan kembali disalurkan kepada jemaah haji yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus kehadiran negara pascaibadah haji.

Wakil Menteri Haji Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyerahkan bantuan kepada empat jemaah haji asal Kabupaten Pidie Jaya yang baru kembali dari Arab Saudi. Keempat jemaah tersebut merupakan bagian dari 32 penerima manfaat asal Provinsi Aceh yang memperoleh bantuan melalui program kemanusiaan tersebut.

“Sebagian besar penerima bantuan merupakan jemaah yang terdampak banjir dan mengalami kesulitan ekonomi sehingga terpaksa berutang untuk melunasi biaya perjalanan ibadah haji maupun memenuhi kebutuhan selama berada di Tanah Suci. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka, termasuk menyelesaikan utang yang digunakan untuk menunaikan ibadah haji,” ucap Dahnil, Selasa 30 Juni 2026

Dahnil mengatakan perhatian pemerintah terhadap jemaah Aceh berangkat dari semangat masyarakat yang tetap memenuhi panggilan Allah SWT meskipun sedang menghadapi cobaan akibat bencana.

Menurutnya, saat Aceh dilanda banjir, pemerintah telah memberikan relaksasi pelunasan biaya haji. Namun, Aceh justru menjadi salah satu provinsi yang paling cepat menyelesaikan pelunasan biaya haji. Semangat tersebut, kata Dahnil, mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Atas arahan Presiden, bantuan kemanusiaan yang tersedia diprioritaskan bagi jemaah yang benar-benar membutuhkan agar dapat meringankan beban mereka setelah kembali ke tanah air.

Dahnil berharap para jemaah dapat kembali ke tengah keluarga dengan hati yang tenang tanpa dibayangi beban utang akibat musibah yang mereka alami. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar para jemaah dapat mempertahankan kemabruran ibadah hajinya dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Program bantuan ini disalurkan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi. Di Provinsi Aceh, sebanyak 32 jemaah haji menerima bantuan yang berasal dari sejumlah daerah terdampak bencana, di antaranya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Utara.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Haji untuk memastikan pelayanan kepada jemaah tidak berhenti setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai. Pemerintah terus berupaya hadir mendampingi jemaah, terutama mereka yang menghadapi kesulitan akibat bencana, sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang bersama keluarga serta meraih kemabruran haji yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....