Dari Tanah Suci, Wamenhaj Ajak Doa Kelancaran Haji 2026 dan Serukan Perdamaian Duni

  • 30 Mar 2026 00:30 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M agar berjalan aman, nyaman, dan sukses. Seruan tersebut disampaikan langsung dari Arab Saudi saat Wamenhaj mengawali kunjungan kerja dengan melakukan pengecekan kesiapan operasional haji serta berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Dalam keterangannya, Dahnil memastikan bahwa hingga saat ini seluruh persiapan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Ia juga menyampaikan bahwa keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan. Insya Allah, keberangkatan pertama jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026,” ujarnya, Minggu 29 Maret 2026.

Wamenhaj menegaskan pemerintah terus berupaya optimal memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan lancar demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah.

Di tengah dinamika konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat doa sebagai ikhtiar bersama.

“Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah. Kami juga memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan,” kata Dahnil.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki pesan universal tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

“Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan,” jelasnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang tengah berkonflik untuk menurunkan eskalasi dan mengedepankan dialog.

“Kita berharap eskalasi konflik dapat menurun, sehingga pelaksanaan haji bisa berlangsung dengan aman. Haji harus menjadi instrumen untuk menghadirkan perdamaian dan keselamatan bagi seluruh umat manusia,” tambahnya.

Wamenhaj juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong perdamaian global, termasuk langkah diplomasi yang dilakukan oleh Prabowo Subianto.

“Kita berdoa semoga berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden dapat membawa perdamaian dunia,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Dahnil kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan kesuksesan penyelenggaraan Haji 2026. “Semoga Haji 2026 berjalan sukses, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia maupun jemaah dari seluruh dunia,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....