Tugas Belum Berakhir, Pastikan Jemaah Pulang ke Tanah Air dengan Aman

  • 11 Jun 2026 08:18 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Madinah - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Dendi Suryadi, mengingatkan seluruh petugas haji Indonesia untuk tetap menjaga fokus, semangat, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan hingga berakhirnya seluruh rangkaian operasional haji 1447 H/2026 M.

Pesan tersebut disampaikan Dendi usai memimpin apel pagi petugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah, Rabu 10 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa berakhirnya fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) bukanlah tanda selesainya tugas petugas haji. Sebaliknya, petugas masih memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan proses pemulangan jemaah ke Tanah Air berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar hingga kloter terakhir.

Menurut Dendi, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya diukur dari suksesnya layanan saat puncak haji, tetapi juga dari keberhasilan mengawal seluruh jemaah kembali ke daerah asal masing-masing dengan selamat.

Dalam arahannya, Dendi menekankan pentingnya apel rutin sebagai sarana konsolidasi dan penguatan koordinasi antarpetugas. Dengan beragam jenis layanan yang harus diberikan kepada jemaah, mulai dari akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga perlindungan jemaah, dibutuhkan kesamaan persepsi dan soliditas tim agar seluruh layanan dapat berjalan optimal.

"Tugas belum berakhir. Ukurannya itu nanti jemaah terakhir bisa kembali ke rumahnya dengan aman. Apel itu sebenarnya sarana konsolidasi. Menghadapi pekerjaan yang banyak dan berbagai jenis layanan, perlu alat kendali supaya organisasi para petugas ini terus siap dan terus solid. Kalau ada yang memuji, ada yang kemudian komplain, itu kita terima aja dengan sabar. Kita terima dengan hati yang terbuka untuk kita sempurnakan ke depan." jelas Dendi Suryadi.*

Ia menilai apel pagi menjadi instrumen penting untuk memastikan kesiapan organisasi petugas tetap terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan operasional yang masih berlangsung selama masa pemulangan jemaah.

Dendi juga menyampaikan apresiasi atas suasana kerja yang kondusif dan penuh kebersamaan di lingkungan Daker Madinah. Menurutnya, hubungan yang harmonis dan semangat gotong royong antarpetugas menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

Selain itu, Dendi mengajak seluruh petugas untuk terus bersikap terbuka terhadap berbagai masukan dari jemaah maupun masyarakat. Apresiasi dan kritik yang diterima selama masa pelayanan harus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.

Sebagai penyelenggara negara di bidang haji, para petugas memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga amanah pelayanan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air. Karena itu, Dendi berharap seluruh petugas tetap istiqamah, menjaga integritas, dan mempertahankan semangat pengabdian hingga akhir masa operasional.

Dengan komitmen dan kerja sama yang solid, Kementerian Haji dan Umrah RI optimistis proses pemulangan jemaah haji Indonesia dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....