Jemaah Haji Indonesia yang Telah Pulang ke Tanah Air Capai 37.459 Orang

  • 08 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memberangkatkan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah pada Ahad 7 Juni 2026. Tahapan ini menjadi fase akhir pelayanan jemaah haji di Arab Saudi sebelum mereka dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, mengatakan seluruh layanan perpindahan jemaah telah dipersiapkan secara optimal guna memastikan proses perjalanan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

"Pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah bukan sekadar perpindahan kota, tetapi bagian dari upaya kami memastikan jemaah tetap mendapatkan layanan terbaik hingga akhir rangkaian ibadah haji," ujar Maria.

Menurut Maria, Kemenhaj tahun ini menghadirkan sejumlah peningkatan kualitas layanan di Madinah. Salah satunya adalah penempatan sebagian jemaah reguler pada hotel yang memiliki akses lebih dekat ke Masjid Nabawi untuk memudahkan aktivitas ibadah. "Orientasi kami bukan pada fasilitas semata, melainkan bagaimana jemaah dapat beribadah lebih nyaman, lebih mudah, dan tidak cepat lelah, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah berkebutuhan khusus," jelasnya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji ke Indonesia juga terus berlangsung secara bertahap. Hingga 7 Juni 2026, tercatat sebanyak 95 kelompok terbang (kloter) dengan total 37.459 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju berbagai daerah di Tanah Air.

Di tengah proses pemulangan tersebut, Kemenhaj juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman sebagian bagasi jemaah yang belum dapat terangkut bersama penerbangan asalnya. "Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar seluruh bagasi dapat segera diterima jemaah dengan aman," kata Maria.

Kemenhaj turut mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga paspor dan dokumen perjalanan dengan baik selama berada di Arab Saudi. Selain itu, jemaah diminta untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin pesawat karena setiap jemaah akan memperoleh air zamzam resmi saat tiba di debarkasi masing-masing di Indonesia.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta membawa kemabruran haji," pungkas Maria.

Dengan dimulainya pemberangkatan gelombang kedua menuju Madinah, Kemenhaj berharap seluruh rangkaian pelayanan akhir musim haji 2026 dapat berjalan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....