Edukasi Haji: Finansial dan Regulasi Bersama BRKS Bengkalis
- 03 Des 2025 10:27 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis : RRI Bengkalis Pro 1 kembali menghadirkan program edukatif bagi masyarakat melalui Dialog Interaktif bertema “Menyongsong Panggilan Baitullah: Memahami Seluk Beluk Pembiayaan dan Tata Kelola Haji Sesuai Regulasi Terbaru”, Rabu (3/12/2025) pukul 08.00–09.00 WIB. Dialog ini menghadirkan dua narasumber kompeten yang menjelaskan secara langsung prosedur, pembiayaan, hingga aturan terbaru terkait ibadah haji yakni Badraini, Branch Manager BRK Syariah Bengkalis, serta Okta Diningrum, Pinkas BRKS Kemenag Bengkalis.
Dalam dialog, Badraini menjabarkan alur yang harus dipahami calon jamaah saat membuka Tabungan Haji hingga proses pelunasan biaya. Ia menegaskan bahwa bank berfungsi sebagai penerima setoran, sementara pengelolaan dana dilakukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
“Calon jamaah cukup membuka Tabungan Haji di BRK Syariah dan melakukan setoran awal sesuai ketentuan. Ada beberapa jenis tabungan yang bisa dipilih sesuai keinginan calon jamaah, dengan minimal setor Rp20 ribu atau Rp100 ribu. Kami juga menyediakan fasilitas auto-debet dan simulasi tabungan agar masyarakat bisa menyiapkan pelunasan tepat waktu,” ujar Badraini.
Ia juga mengingatkan bahwa perencanaan finansial yang matang dapat mengurangi risiko keterlambatan pelunasan, terutama bagi calon jamaah yang memiliki masa tunggu panjang.
| Baca juga: Tata Cara Pelaksanaan Badal Haji |
Melengkapi penjelasan mekanisme pembiayaan, Okta Diningrum menguraikan prosedur pendaftaran haji, sistem SISKOHAT, pengaturan nomor porsi, hingga prioritas keberangkatan bagi lansia.
“Pendaftaran haji kini harus sesuai prosedur dan sistem SISKOHAT, termasuk pengaturan nomor porsi dan jadwal keberangkatan. Calon jamaah perlu memahami regulasi agar tidak salah langkah dalam menyiapkan dana maupun dokumen. Kami dari bank memastikan data calon jamaah valid, setoran awal tercatat, dan proses pelunasan berjalan tepat waktu,” jelas Okta.
Sepanjang siaran, antusiasme pendengar sangat tinggi. Beragam pertanyaan masuk melalui WhatsApp, mulai dari pendaftaran anak di bawah umur, penggunaan bank lain untuk pelunasan, hingga strategi menabung agar biaya tidak terasa berat selama masa tunggu. Kedua narasumber memberikan jawaban terperinci, menekankan peran bank dan Kemenag dalam menjamin transparansi tata kelola haji, serta pentingnya edukasi sejak dini agar masyarakat lebih siap menunaikan ibadah haji sesuai aturan pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....